Bandar Narkoba Kepulauan Keok

Telan Barang Bukti saat Digerebek Polisi

SUMENEP – MR, orang yang di­ curigai sebagai bandar narkoba di Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, cukup cerdik. Pria 43 tahun itu dibekuk polisi karena ditengarai melakukan tran­saksi narkotika.

Namun, saat disergap  petugas, barang bukti (BB) berupa sabu-­sabu (SS) langsung dia telan. Kasubbaghumas Polres Sumenep  AKP Hasanuddin membenarkan penangkapan orang yang diduga bandar narkoba di Pulau Kangean  itu. Polisi, kata dia, cukup sulit membuktikan kelakuan MR. Sebab, BB  yang dibawanya ditelan.

”Masih proses penyelidikan. Tapi, MR sudah diamankan di Mapolsek Arjasa,” tuturnya kemarin (3/10). MR ditahan sejak Sabtu (1/10). Dia diciduk di pinggir jalan Desa Kalikat­ak. Sebelumnya, anggota Polsek Arjasa mendapat informasi dari warga setempat bahwa MR kerap bertran­saksi narkoba. Menindaklanjuti kabar tersebut, polisi melakukan penyelidikan.

”Tepat pukul 18.30, MR ditangkap anggota Polsek Arjasa,” ujar Hasanuddin. MR berontak saat diringkus polisi. Bahkan, ketika diborgol, dia membuat ulah dengan berteriak maling. Warga pun berdatangan. Namun, petugas tidak terpancing oleh akal bulus MR.

”Lalu,  dia digelandang ke mapolsek. Yang ditelan diduga satu poket plastik klip berisi sabu-sabu,” ungkapnya. Polisi terus memeriksa MR.  Petugas berkoordinasi dengan puskesmas untuk melakukan USG perut MR. Hasil sementara, diduga ada plastik klip di dalam perut MR.

”MR mengakui menelan sabu-sabu. Tapi, itu kan tidak cukup bukti.  Makanya, polisi menunggu barang bukti yang ada di perut MR,” urainya.  Hasanuddin melanjutkan, petugas mengembangkan penyelidikan dengan meminta keterangan dua saksi.

”MR belum ditetapkan sebagai tersangka.  Polisi punya waktu 3 x 24 jam  untuk Menyelidiki dan menetap-  kan tersangka,” ucapnya.

Mistari, warga Desa Kalikatak, menyebutkan, MR sering bertransaksi narkoba. ”Permintaan warga harus ditahan. Jangan sampai dibebaskan.  Pulau Kangean harus bersih dari narkoba,” katanya. (radar)