Warga Tangkap Pencuri

Sebelum Embat Motor Korban

KALIANGET – Busyriyanto, warga Dusun Tapaan, Desa Bungin-Bungin, Kecamatan Dungkek, harus meringkuk  di balik tahanan. Pria 33  tahun itu ditangkap warga saat hendak mencuri sepeda motor milik Abd. Kadir kemarin  (3/4).

Sebelum diserahkan kepada petugas, dia menjadi bulan-bulanan  warga Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget. Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Hasanuddin menjelaskan, penangkapan  itu terjadi sekitar pukul 13.00.

Awalnya, Busyriyanto mendekati motor Kadir. Kendaraan tersebut diparkir  di halaman  rumahnya. Saat itu halaman rumah tidak ada orang. Dia hendak merusak kunci kontak Honda Beat putih kombinasi merah M 2950 XA. Namun, aksi Busyriyanto diketahui Nurhasana, istri Kadir.

Dia mengawasi kelakuan orang asing itu dari dalam rumah. Melihat gelagat mencurigakan, perempuan tersebut keluar  ambil berteriak maling. Sontak, warga sekitar berdatangan  menuju lokasi. Melihat warga berdatangan, Busriyanto panik dan  mencoba melarikan diri.

Upayanya terlambat. Dia keburu ditangkap warga dan menjadi sasaran bogem mentah mereka. Setelah itu, tersangka diserahkan ke Polsek  Kalianget. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti (BB). Diantaranya, kunci T yang digunakan pelaku melancarkan aksi bejatnya.

Petugas juga mengamankan sepeda motor yang hendak dicuri untuk kepentingan penyelidikan. Hasanuddin mencurigai,  aksi itu bukan kali pertama dilakukan Busyriyanto. Diduga, dia terlibat dalam sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor)  di Sumenep.

”Kami masih meminta keterangan  tersangka,” ujarnya. Mantan Kapolsek Manding itu menambahkan, tersangka masih diamankan di tahanan Polsek Kalianget untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka di jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun  penjara.

Hasanuddin berharap, kasus tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat. Ketika akan ditinggalkan, kendaraan hendaknya diparkir di tempat aman.  Pemilik kendaraan juga harus menggunakan kunci  ganda. Terutama, jika kendaraan  akan ditingal dalam  waktu lama.

”Musibah bisa datang kapan saja. Saat menaruh kendaraan harus berhati-hati,” sarannya. Pencurian kendaraan, ujar dia, mulai marak. Beberapa waktu lalu kendaraan milik salah seorang warga di Kota Sumekar juga dibawa kabur pencuri. Untungnya, aksi  tersebut bisa digagalkan polisi. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • desa bungin bungin dungkek
  • desa bungin bungin kec dungkek