Headline News:

Warga Keluhkan Sembako Mahal

Dampak Kelangkaan Solar


KOTA-Kelangkaan solar yang terjadi di Kabupaten Sumenep mulai berdampak ke sektor perdagangan lainnya. Seperti yang terjadi di sektor perdagangan sembilan bahan pokok (sembako). Beberapa bahan kebutuhan tersebut saat ini mengalami peningkatan. Harga bahan pokok di pasar, seperti minyak goreng, beras, kentang, daging ayam, dan kopi mengalami kenaikan, sehingga membuat sejumlah konsumen mengeluh. Itu karena sebulan yang lalu harga bahan pokok masih stabil.

Hamidah, salah satu pedagang di Pasar Anom, Sumenep mengatakan, dirinya menjual bahan pokok saat ini berbeda dengan bulan lalu karena saat ini semua barang sudah naik semua akibat harga solar naik. Sehingga berdampak pada kenaikan transportasi. Jika transportasi naik maka barang-barang juga naik. ”Harga minyak saat ini Rp 10 ribu per kilogram, biasanya Rp 9 ribu. Dalam satu bulan ini naik, saya hanya mengikuti dari toko yang saya beli (kulakan, Red).

Selain itu, ongkos mobil juga naik sehingga mau tidak mau saya harus naikkan harganya agar tidak rugi,” ungkapnya. Syamsiyah, salah satu pembeli sembako mengatakan, harga bahan-bahan kebutuhan pokok semakin mahal, hal itu tentu sangat merugikan terhadap para pembeli karena kenaikannya mendadak. ”Saya selalu belanja di pasar, dan beberapa hari ini banyak kebutuhan pokok yang semakin naik, hal itu membuat saya khawatir Mas, ujarnya. (radar)

Baca Juga :

  • KOTA-Tidak beberapa lama, bahan bakar minyak (BBM) naik, sejumlah sembilan bahan pokok (sembako) ikut naik. Di antara sembako, yang mengalami …

  • Transportasi Kapal Naik, Sembako Ikut Naik
    MANDANGIN-Enam hari setelah kenaikan harga BBM, warga Kepulauan Mandangin mulai resah. Pasalnya,  …

  • BANYUATES-Langkanya bahanbakar minyak (BBM) jenis  premium di daerah pantura rupanya berimbas pada kenaikan harga sembako. Salah satunya terj …

  • KETAPANG-Seperti di daerah lainnya, harga kebutuhan pokok di daerah pantai utara (pantura), seperti Kecamatan Ketapang, melambung tinggi di b …

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment