Sopir Ngantuk, Fuso Hantam Rumah Warga

BLUTO – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, kemarin (30/9). Truk Fuso yang dikemudikan Hadi, 23, keluar jalur dan menghantam rumah  Lili Alia, warga setempat. Akibatnya, pagar dan  gedung teras rumah roboh.

Kecelakaan tunggal itu menjadi perhatian warga. Pengendara yang melintas di jalan nasional tersebut berhenti untuk melihat kendaraan pengangkut barang berukuran jumbo itu.  Untungnya, dalam kasus tersebut, tidak ada korban jiwa.

Namun, kerugian materiil ditaksir puluhan juta rupiah. Nur Khalis, 35, warga setempat, mengatakan, truk  itu terguling sekitar pukul 06.00. Kendaraan bak terbuka tersebut melintas dari arah Surabaya menuju Sumenep dengan muatan bahan bangunan. Saat itu laju truk stabil. Tidak ada tanda-tanda kendaraan warna merah itu bakal menyeruduk rumah warga.

”Sekitar sepuluh meter dari rumah ini (menunjukkan rumah Alfia, Red) truk jatuh dari badan  jalan dan enabrak rumah,” katanya. Menurut Khalis, saat kejadian, tidak ada rintangan apa  pun. Dia yakin bahwa peristiwa nahas itu dipicu sopir mengantuk.

Pria berkumis itu mengatakan, di jalur nasional  tersebut kerap terjadi kecelakaan. Pemicunya, laju kendaraan yang melintas cenderung tinggi. Kemudian,  beberapa sisi jalan bergelombang. Tidak heran, jika pengendara kehilangan kendali, dampaknya sangat fatal.

Ditambah, volume pengendara relatif padat. Dugaan sopir mengantuk juga dikemukakan Kanit Laka Polres Sumenep Ipda Maliyanto. Truk Fuso itu,  ujar dia, kehilangan kendali ketika melintas di jalur  nasional tersebut. Polisi telah memeriksa sopir yang  diketahui berasal dari Desa Pamolokan, Kecamatan  Kota, itu.

”Kecelakaan tunggal, Alhamdulillah tidak  ada korban jiwa,” terangnya. (radar)