Puluhan Turis London Terpikat Budaya Sumenep

Kunjungi Beberapa Objek Wisata

KOTA – Kekayaan dan kekhasan budaya Sumenep memikat daya tarik wisatawan mancanegara (wisman). Sebanyak 90 turis asal London, Inggris, berkunjung ke Kota Sumekar kemarin (3/10). Mereka disambut dengan tarian khas. Mereka juga  diperlihatkan cara membatik.

Ketua Rombongan Tour Asia Jean Wilson mengatakan, dari empat kabupaten di Madura, hanya Sumenep yang dikunjungi. Sebab, Bumi Sumekar ini kaya dengan budaya. Selain itu, sejarah kerajaan  menjadi prioritas. ”Kami ingin tahu budaya lokal yang  dimiliki Sumenep. Di Madura, Sumenep adalah tempat pertama kali. Semuanya 90 orang,” ujar Jens kepada JPRM.

Jens menuturkan, selama di Sumenep, pihaknya melihat isi pendapa, museum keraton, dan Masjid Jamik. Pihaknya juga berkunjung ke Asta Tinggi dan melihat lomba kerapan  sapi di Lapangan Giling. ”Senang bisa datang ke Sumenep. Banyak budaya dan tradisi yang cukup unik,” ujarnya.

Jens menyarankan, kekayaan yang dimiliki Sumenep dipertahankan. Masyarakat lokal harus tahu akan  budayanya sendiri. Pemerintah dan masyarakat juga harus kompak mempertahankan keaslian budaya. ”Tolong pertahankan. Termasuk, keramahtamahannya juga dipertahankan. Ini anugerah Tuhan yang harus disyukuri,” imbuhnya.

Kepala Disbudparpora Sumenep Suiyanto mengaku senang dengan kunjungan puluhan turis itu. Jauh­  jauh hari pihaknya memang mem­buka koneksi ke beberapa biro per­jalanan di Indonesia. ”Secara tidak  langsung, Sumenep bisa memikat daya tarik wisatawan. Meski hanya untuk melihat beragam budaya,”  ucapnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • turis di madura