Pria Paro Baya Nyemplung ke Sumur

Pasutri Dua Anak Pisah Ranjang sejak 2015

KOTA – Warga Desa Parsanga, Kecamatan Kota, geger kemarin (9/3). Zaini, 50, warga Dusun Pereng Tale, desa setempat, ditemukan tak  bernyawa di dalam sumur. Kuat  dugaan, pria paro baya tersebut sengaja melompat ke sumur sedalam  20 meter itu.

Pria-Paro-Baya-Nyemplung-ke-Sumur

Kades Parsanga Imam Idhafi mengatakan, Zaini diketahui hilang dari rumah sekitar pukul 05.00. Keluarganya sempat mencari suami Minatun, 40, di rumah tetangga. Tapi, tidak ditemukan. Sekitar pukul 08.00, sejumlah warga melintas di sekeliling sumur yang tidak dipakai di dusun setempat.

Sumur itu sekitar 50 meter dari  rumah Zaini. Di dekat sumur itu, mereka melihat sehelai handuk putih yang biasa dipakai Zaini. Namun,  tidak ada orang mandi saat itu. ”Setelah dicek, ternyata ada orang di dalam sumur,” katanya.

Kemudian, warga langsung mengabari kerabat pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu. Keluarga dan tetangga berbondong-bondong menuju sumur tersebut. Mereka pun mengakui sesosok manusia itu adalah Zaini. Warga berupaya mengangkat tubuh Zaini dengan tali tambang nilon.

Mereka sempat kesulitan melakukan evakuasi. Sebab, tidak ada yang masuk. Jasad Zaini baru bisa diangkat sekitar pukul 13.15. Setiba di atas sumur, nyawa Zaini sudah tidak tertolong. Akhirnya, warga membawa korban ke kediamannya.

Dhafi menyatakan, diduga kuat, kematian Zaini karena faktor bunuh  diri. Sebab, selama ini, dia sedikit mengalami stres. Pertengahan Februari lalu, dia sempat melakukan  percobaan bunuh diri. Saat itu dia meminum racun. Namun, aksi tersebut diketahui keluarga. Dia langsung dibawa ke RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep.

Setelah dirawat, akhirnya pria itu bisa diselamatkan. Apalagi, sejak Juli 2015, dia pisah ranjang dengan Minatun. Persoalan itu diduga memengaruhi pikirannya. Dari pernikannya itu, dia dikaruniai dua anak perempuan. ”Dia belum cerai sah. Tapi, sudah lama pisah ranjang. Memang sedikit stres,” paparnya.

Kapolsek Kota AKP Eko Cahyadi mengatakan, dugaan sementara murni bunuh diri. Di tubuh korban pria dua anak itu tidak ditemukan bekas penganiayaan. ”Masih pemeriksaan saksi. Tapi, dugaan sementara memang bunuh diri,” terangnya.

Kabar adanya orang tercebur dalam sumur menarik perhatian warga. Puluhan orang berada di rumah korban. Sebagian mengerumuni sumur tempat kejadian perkara (TKP). Sanak saudara Zaini histeris di samping jenazah. Para tetangga memanjatkan doa dan mengaji. Sebagian lagi, ada yang menyiapkan pemakaman. (radar)