Pria 60 Tahun Tewas dengan Kemaluan Putus

Polisi Sebut Korban Pembunuhan

KANGAYAN – Makra, 60, warga Desa Timur Janjang, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, ditemukan tewas di kawasan hutan desa setempat. Diduga, dia menjadi korban pembunuhan. Di sekujur tubuh korban ada luka bekas bacokan.

Bahkan, zakar korban dipotong. Kemarin (22/4) sekitar pukul 06.00, Makra keluar dari rumahnya. Kepada keluarga dia pamitan pergi ke sawah melihat tanaman padi. Jarak antara rumah Makra dengan sawah sangat jauh. Yakni kira-kira tiga jam dengan berjalan kaki.

Pukul 17.00, Busahwi, warga setempat, hendak pulang sehabis mencari rumput. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), dia menemukan Makra tergeletak di jalan setapak. Setelah diperiksa, Makra sudah tidak bernyawa.

Busahwi memberitahukan hal itu kepada istri korban, Sa’aya, 55. Perempuan usia lanjut itu bersama anaknya, Husna, langsung menuju TKP. Sesampainya di lokasi, Sa’aya dan Husna histeris melihat mayat Makra. Kerabat dan tetangga korban juga datang ke lokasi. Korban  kemudian dievakuasi ke rumahnya.

Beberapa saat setelah jasad Makra tiba di rumah, aparat kepolisian datang memeriksa. Polisi juga mendatangi lokasi ditemukannya mayat untuk melakukan olah TKP. Kepala Desa (Kades) Timur Janjang Asmuni mengungkapkan, berdasarkan pengakuan sang istri, korban saat itu membawa pedang dan tas hitam berisi uang Rp 10 juta.

”Uang itu hasil penjualan tanah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Madura melalui telepon kemarin. Apakah motif pembunuhan Makra karena perampokan? Asmuni mengaku tidak tahu. Bagaimana dengan isu santet? Asmuni tidak menampik. Dia tidak bisa memastikan apa motif pembunuhan Makra.

”Kami pasrahkan kasus ini kepada kepolisian,” ujarnya. Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Hasanuddin menyampaikan, Makra diduga merupakan korban pembunuhan. Indikasinya, sekujur tubuh korban ditemukan bekas penganiayaan.

Antara lain, di kepala, dahi, telinga, pipi, lengan kiri atas, punggung, dan lengan kiri bawah patah. Mantan Kapolsek Manding itu menegaskan, kasus tersebut dalam penyelidikan aparat kepolisian. Pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku yang tega melakukan tindakan keji itu.

”Motif pembunuhan belum diketahui. Tapi diduga korban merupakan tukang sihir,” tuturnya. (radar)