Headline News:

Penggunaan Dana PUAP Harus Tepat

KOTA-Bantuan dana hibah berupa program pengembangan usaha agribisnis perdesaan (PUAP) harus tepat sasaran.  Untuk itu, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Sumenep kemarin (12/12) menggelar rapat koordinasi (rakor) di kantor disperta. Peserta rakor terdiri dari perwakilan 16 gabungan kelompok tani (gapoktan). Total bantuan dana PUAP Rp 1,6 miliar.  Sedangkan masing-masing gapoktan mendapat bantuan Rp100 juta.


Nah, untuk menghindari penyalahgunaan dana hibah APBN 2012 itu, penegak hukum kemarin memaparkan agar tidak ada penyelewengan. Tidak hanya dari gapoktan, dari perwakilan Kades yang menerima PUAP juga hadir, termasuk penyuluh pendamping serta pihak terkait. Pantauan Jawa Pos Radar Madura, perwakilan dari polres dan kejaksaan mengimbau jangan sampai dana PUAP diselewengkan.

Kepala disperta saat membuka rakor menegaskan, gapoktan harus mempertanggungjawabkan dana PUAP. ”Karena tujuan dana hibah untuk meningkatkan usaha petani,” kata Bambang. Dia menegaskan, jika ada penyelewengan adalah tanggung jawab gapoktan, karena dana itu langsung masuk ke rekening masing-masing penerima. ”Kami akan terus pantau realisasi dana PUAP di bawah,” janji Kabid Agribisnis Disperta H M. Hafi di sela-sela rakor kemarin. (radar)

Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan, Berita Sumenep

↑ Grab this Headline Animator

kata Kunci Terkait:

  • dana PUAP
  • kegunaan dana puap
  • dana puap dan kejaksaan 2013
  • dana puap gapoktan
  • Dana UAP
  • dana puap dan kejaksaan
  • penyalahgunaan dana hibah di madura
  • puap
  • puap 2014
  • Sangsi penyalahan dana PUAP

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com