Penerima PIP Susut 8.000 Pelajar

Kemenag Tunggu Juknis

KOTA – Penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) menyusut. Tahun ini pemerintah hanya mengalokasikan bantuan untuk 10.100 pelajar di bawah naungan kementerian agama (kemenag). Tahun lalu penerima bantuan yang sama berjumlah 18.100 siswa.  Kantor Kemenag Sumenep tidak tahu penyebab menurunnya penerima PIP.

”Apa  sebabnya, kami tidak tahu. Mungkin disesuaikan dengan nilai anggaran,” kata Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kankemenag Muh. Rifa’i Hasyim kemarin (24/4). Rifa’i mengklaim telah berupaya agar penerima PIP meningkat. Dia menyatakan, kemenag banyak mengusulkan nama calon penerima. Namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, yang menentukan tetap pemerintah pusat.

”Yang diusulkan banyak,” ujarnya. Meski demikian, dia mengklaim, penerima bantuan di Sumenep tertinggi daripada tiga kabupaten lain di Madura. Selain itu, meski terjadi perubahan, tidak akan berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar (KBM).

”Kami  tidak bisa berbuat banyak karena itulah kuota khusus Sumenep,” tambahnya. Ribuan penerima PIP tersebut  berasal dari semua jenjang  pendidikan. Sebanyak 5.000 siswa tingkat madrash ibtidaiyah (MI), 1.900 siswa madrasah tsanawiyah (MTs), dan 3.200 siswa madrasah aliyah (MA).

Nominal bantuan tidak berubah. Pelajar MI mendapat  Rp 450 ribu, MTs Rp 750  ribu, dan MA Rp 1 juta. Namun,  dana tersebut belum bisa  disalurkan. Sebab, kemenag  belum menerima petunjuk teknis (juknis). ”Prosesdurnya seperti apa, kami belum tahu,” ucapnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • pendma madura
  • penmamadura