Mahasiswa Demo Disperta

Ribuan Lahan Produktif Dialihfungsikan

KOTA – Banyaknya lahan produktif yang beralih fungsi membuat mahasiswa geram. Kemarin (26/9), mahasiswa yang tergabung dalam  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas  Wiraraja (Unija) itu menggelar unjuk  rasa.

Mereka meminta Dinas Pertanian Tanaman Pangan (Disperta) Sumenep bertanggung jawab.  Mahasiswa berdemo sambil lalu  teatrikal. Dalam teatrikal itu mereka memperagakan seorang petani yang semakin tertindas. Mereka juga membawa alat-alat pertanian   tradisional seperti cangkul.

Selain ke disperta, mereka juga melakukan  aksi di Kantor DPRD dan Kantor  Bupati Sumenep.  Pengunjuk rasa juga membawa sejumlah poster yang berisi kritikan kepada pemerintah. Bahkan, salah  satu poster bertuliskan bahwa pemkab telah bermain mata denganara investor.

Akibatnya, lahan di kabupaten ujung timur Madura setiap tahun semakin menyusut.  Dalam orasinya, mereka menyebutkan bahwa sedikitnya 7.500 hektare lahan produktif di kabupaten  ujung timur Madura beralih fungsi. Dengan masalah itu, pemkab telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2013 tentang RTRW.

”Kepala disperta harus bertanggung jawab,” teriak Korlap aksi Hakim, 22, kemarin.  Kepala Disperta Bambang Heriyanto berterima kasih kepada para mahasiswa atas aspirasinya.  Pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin melindungi lahan  produktif yang ada di Sumenep.

Dia meminta para mahasiswa dan seluruh masyarakat di Sumenep untuk ikut menjaganya. Menurutnya, perkembangan dan kemajuan sangat berpengaruh. Kebutuhan industri dan perumahan sangat tinggi. Akibatnya, banyak terjadi alih fungsi lahan. Agar hal itutidak terjadi secara  berkelanjutan, dibutuhkan komitmen bersama. ”Untuk itu, mari  kita berjuang bersama-sama,”  pintanya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • aksi pmii unija
  • pmii demo di unija
  • PMII UNIJA