Gubernur Lantik Busyro-Fauzi

SUMENEP – Gubernur Jatim Soekarwo dijadwalkan melantik 17 kepala daerah pemenang Pilkada 2015 sekitar pukul 09.00 hari ini.  Pasangan A. Busyro Karim-Achmad Fauzi (Busyro-Fauzi) juga akan dilantik sebagai bupati dan wakil bupati (Wabup) Sumenep 2016–2021.

Gubernur-Lantik-Busyro-Fauzi

Pelantikan bakal dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Sebelum ditetapkan sebagai bupati definitif, politikus PKB tersebut harus melalui jalan berliku. Pada rekapitulasi suara tingkat kabupaten, Busyro-Fauzi berhasil mengungguli rival politiknya, Zainal Abidin-Dewi Khalifah (ZA-Eva).

Busyro   mendapatkan 301.887 suara.  ZA-Eva hanya meraup 291.779 suara. Kedua pasangan terpaut angka 10.108 suara. Namun, meski memperoleh  suara terbanyak, pasangan  nomor urut satu itu tidak bisa langsung ditetapkan sebagai pemenang.

Pasalnya, ZA-Eva mengajukan gugatan ke Mahkamah  Konstitusi (MK). Tim  pasangan nomor urut dua itu menilai, terjadi kecurangan  oleh panitia di sejumlah tempat  pemungutan suara (TPS).  Namun, pada akhir Januari  lalu, MK resmi menolak gugatan  itu.

Kemudian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan  Busyro-Fauzi sebagai  pemenang pilkada. Dengan  demikian, Busyro akan menjadi   bupati untuk kali kedua. Kabaghumas dan Protokoler  Setkab Sumenep R Moh. Dihyah  Suyuti menerangkan,  secara teknis, semua persiapan  lengkap. Tinggal menunggu  acara pengukuhan.

”Tadi (kemarin,  Red) semua kepala  daerah yang akan dilantik sudah  menggelar geladi bersih.  Doakan semoga lancar,” pintanya  kemarin (16/2). Pria yang akrab disapa Didik  itu menyatakan, bupati akan dilantik Gubernur Soekarwo. Secara teknis, pelantikan bakal  dilaksanakan dua tahap. Tahap  pertama sembilan kepala daerah.  Tahap kedua delapan kepala  daerah.

”Sumenep masuk tahap  pertama,” terangnya.  Sejumlah pejabat penting di kabupaten ujung timur Madura diundang. Antara lain, Penjabat  (Pj) Bupati Sudarmawan  dan anggota forum pimpinan daerah (forpimda). Selain itu,  KPU, panitia pengawas pemilihan  (panwaslih), dan pejabat di lingkungan pemkab.

”Dengan pengukuhan ini, maka Sumenep akan memiliki bupati definitif,” tuturnya.Pelantikan itu diprediksi  memicu reaksi yang luar biasa  dari para pendukung. Bahkan,  berembus kabar bahwa  pendukung akan menggelar  konvoi dengan massa lumayan  banyak.

Namun, sejauh ini, Polres Sumenep tidak menyiapkan pola pengamanan secara khusus. Pasalnya, pelantikan dilangsungkan di Surabaya. Hal itu dikatakan Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Hasanuddin. Dia menyatakan,  lokasi pelantikan dilaksanakan  di luar wilayah. Meski  demikian, pihaknya selalu siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan  melakukan pengamanan.

Mantan Kapolsek Manding itu  mengimbau semua pendukung agar tidak merayakan kemenangan  secara berlebihan. Apalagi, sampai mengganggu  aktivias warga dan merusak  fasilitas umum. ”Merayakan kemenangan bisa dengan sujud  syukur di masjid. Itu kan lebih  baik,” terangnya.

Rusmaidi, tim sukses pasangan Busyro-Fauzi, membenarkan  bahwa pendukung berencana menggelar konvoi. Mereka akan menunggu kedatangan  bupati dan Wabup definitif di Kecamatan Saronggi. Selanjutnya, pendukung bakal mengiringi rombongan ke rumah dinas (rumdis). ”Kamis  (18/2) para pendukung akan  menyambut Bapak di sini,” ujarnya. (radar)