Travel News:

Ganggu Nelayan, Karang Dibom

ARJASA-Karena dianggap mengganggu, sejumlah nelayanBerpotensi Terjadi Konflik Antar nelayan. Read more … » Dusun Nyaplong Ondung, Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, memutuskan meledakkan bongkahanSatu Hari, Poles dan Bentuk 40 Jenis Batu Akik. Read more … » batuSatu Hari, Poles dan Bentuk 40 Jenis Batu Akik. Read more … » karang di perairanBerpotensi Terjadi Konflik Antar nelayan. Read more … » desa setempat menggunakan bom rakitan. Hal itu dilakukan, supaya nelayan bisa memarkir perahunya di dekat bibir pantai. ”Utamanya ketika air laut sedang surut. Langkah ini juga sudah diketahui muspika,” kata salah seorang nelayan, Muhammad. Peledakan bongkahan batu karang yang menggunakan bom ikanBerpotensi Terjadi Konflik Antar nelayan. Read more … » tersebut informasinya menghabiskan dana sekitar Rp 9 juta. Tercatat ada 24 ledakan untuk menghancurkan batu karang yang berlangsung lima jam mulai pukul 08.00.



Saking banternya daya ledak bom seberat empat kilogram tersebut, perahu salah seorang nelayan pecah hingga terbelah dua. Informasi yang diserap Jawa Pos Radar Madura, lokasi parkir perahu selama ini memang agak ke tengah karena terganjal batu karang. Kalau dipaksa diparkir di tepi pantai, baling-baling perahu nelayan patah karena membentur batu karang itu. Alasan lain menghancurkan batu karang, yakni untuk mempermudah kontrol mata angin. Buhari, salah seorang nelayan Kalikatak menuturkan, keberadaan batu karang tersebut memang mengganggu dan dikeluhkan nelayan.

Maklum saja, korban batu karang sudah cukup banyak. ”Sudah banyak baling-baling perahu yang patah Mas,” tutur pria berusia 47 tahun yang menjadi anggota Pokmaswas Kelautan dan PerikananBerpotensi Terjadi Konflik Antar nelayan. Read more … » Kecamatan Arjasa. Kepala UPT Kelautan dan Perikanan Kecamatan Arjasa, Rasyid mengaku mengetahui pengeboman batu karang tersebut dari salah seorang nelayan. ”Saya tidak tahu sebelumnya kalau ada kegiatan ini. Cuma setelah ada seseorang memberi tahu, saya pun berkoordinasi dengan Pak Camat. Lalu, Pak Camat cerita, bahwa nelayan ingin memperlancar akses jalan perahu dengan mengebom batu karang,” katanya. (radar)



Komentar

komentar

Leave a Reply

Submit Comment