Enggan Gunakan APBD

PT Sumekar Bakal Perbaiki KM DBS II

KALIANGET – PT Sumekar berencana memperbaiki KM Dharma Bahari Sumekar (DBS) II yang rusak sejak beberapa  tahun lalu. Dana yang bakal digunakan dipastikan tidak bersumber dari APBD. Perusahaan beralasan tidak mau ribet dengan masalah pertanggungjawaban.

Dirut PT Sumekar Rasul Junaidi mengatakan, perbaikan itu sebatas rencana. Perusahaan masih melakukan kajian. ”Masih dihitung untung ruginya,” katanya kemarin (13/4). Jika hasil hitung-hitungan menguntungkan, kapal yang bisa digunakan mengangkut mobil itu bakal diperbaiki.  Sebaliknya, jika tidak menguntungkan, akan menjalin kerja sama operasional (KSO) dengan perusahaan lain.

Pengkajian itu masih jalan dengan melibatkan tenaga ahli. Waktu yang dibutuhkan diprediksi sekitar sebulan. Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 2 miliar di luar APBD. PT Sumekar bakal bekerja sama dengan perbankan atau pemodal.

”Prinsipnya, saya tidak akan menggunakan APBD untuk perbaikan itu,” tegasnya. Alasannya sederhana. Pihaknya tidak mau ribet dengan pertanggungjawaban. Dia menilai,  jika menggunakan dana pemerintah, perusahaan bakal menanggung beban moral.

Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan Ahmad Muhlis mengatakan, rencana perbaikan itu harus segera direaliasikan. Jika memungkinkan, harus sudah dapat beroperasi Ramadan mendatang. Pada saat itu penumpang dan barang bawaan sangat banyak.

”Jadi butuh kapal yang bermuatan banyak,” katanya. Dia berharap PT Sumekar segera bertindak. Pelayanan kepada penumpang jangan sampai terganggu. Apalagi,  pemerintah siap memfasilitasi kebutuhan perusahaan itu sesuai kemampuan. (radar)