Disdik Larang Pelajar Konvoi

KOTA – Perilaku kurang terpuji sering terjadi ketika pengumuman kelulusan pelajar kelas akhir. Misalnya, aksi coret-coret seragam dan  konvoi kendaraan bermotor. Dinas pendidikan (disdik) melarang tindakan itu terjadi pada pengumuman kelulusan 7 Mei mendatang.

Disdik sudah melayangkan surat larangan kepada seluruh kepala sekolah. Semua lembaga pendidikan SMA/MA/SMK diminta menyosialisasikan kepada para siswa. Instansi tersebut tidak melarang siswa merayakan kelulusan. Tapi, bukan mencoret-coret seragam.

”Apalagi konvoi. Dikhawatirkan terjadi kecelakaan karena mengganggu lalu lintas,” kata Kasi Kurikulum Dikmen Disdik Sumenep Sri Agustina kemarin (12/3). Menurut dia, mencoret baju menunjukkan perilaku yang tidak berpendidikan. Siswa yang baik itu, salah satunya, bersyukur atau mengaji bersama atas kelulusan  hasil unas.

”Lebih baik seragam diberikan kepada yang butuh. Kami telah berkoordinasi dengan polres untuk menghentikan aksi konvoi,” ujarnya. Kasatbinmas Polres Sumenep AKP Mohamad Heri  menerangkan, pihaknya akan menerjunkan personel  saat pengumuman kelulusan.  Terutama di lokasi yang berpotensi jadi tempat berkumpulnya pelajar.

”Bersama satlantas kami akan  berpatroli dan memantau setiap persimpangan jalan,”  terangnya. (radar)