Dapat Bantuan Dua Kapal Cepat

Belum Diberi Tahu,  Komisi III Akan Panggil Dishub

KOTA – Penggarapan pariwisata di Sumenep mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Terbukti, khusus untuk wisatawan akan difasilitasi kapal cepat. Tidak tanggung-tanggung, bantuan dari pemerintah pusat itu sebanyak dua unit kapal.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mohammad Fadillah mengatakan, pemerintah pusat mendukung pengembangan  wisata di Sumenep. Tahun ini,  ada dua kapal cepat diperbantukan khusus untuk mengangkut wisatawan. Yakni, untuk tujuan Gili Labak dan Gili Iyang.

Dua lokasi wisata tersebut kini menjadi primadona bagi pencinta wisata. ”Insya Allah tahun ini ada bantuan kapal cepat,” katanya  kemarin (26/3).   Fadillah mengatakan, belum  mengetahui secara detail spesifikasi kapal cepat  tersebut. Hanya, diprediksi ukuran kapal cukup besar sehingga dapat menampung sekitar 400 penumpang.

Kapal tersebut tidak untuk umum. Tapi, khusus untuk pengembangan wisata. Dengan demikian, pengelolaan destinasi pariwisata di Sumenep akan terbantu melalui sektor transportasi laut. Fadillah menyampaikan, kapal tersebut memang penting.

Sebab, selama ini tidak ada transportasi laut khusus untuk pariwisata. Pengunjung hanya mengandalkan perahu kecil milik nelayan setempat. Dengan adanya kapal tersebut, diharapkan selain membantu keselamatan pengunjung, juga mampu mendongkrak minat wisatawan.

”Insya Allah sangat bermanfaat,” katanya. Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dul Siam mengaku belum mengetahui rencana bantuan kapal cepat. Hingga kini belum ada komunikasi apa pun dengan instansi terkait. Hanya, dia menilai jika bantuan itu betul, secara pribadi sangat mengapresiasi. Sebab, sarana kapal cepat memang dibutuhkan untuk pengelolaan sektor pariwisata.

”Saya rasa bagus,” katanya.  Untuk memastikan kebenaran  informasi itu, dalam waktu dekat komisi III akan memanggil dishub. Tujuannya,  agar ada koordinasi tindak lanjut mengenai pengelolaankapal bantuan itu.  Mengingat, komisi III selaku wakil rakyat memiliki peran penting, yakni pengawasan.

Diharapkan, tidak ada penyalahgunaan bantuan itu. Yang terpenting, kata dia, harus betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. (radar)