Belalang Serang Puluhan Hektare Cemara

BATANG-BATANG – Pemilik lahan cemara udang di Dusun Dapenda Timur, Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, mulai  was-was. Pohon cemara yang mereka miliki mati. Itu setelah pohon andalan itu dimakan belalang.

Warga-melihat-cemara-udang-di-Desa-Dapenda,-Kecamatan-Batang-Batang,-yang-nyaris-mati-dimakan-belalang-kemarin.

Mashudi, 32, warga setempat, mengatakan, serangan hama itu terjadi setiap lima tahun sekali. Tahun ini, belalang mulai menyerang Februari lalu. Akibatnya, puluhanhektare cemara mati. Sebagian ada yang masih hidup, tapi daunnya mulai  menguning. ”Warga mengatasi hama dengan alat seadanya,”  katanya kemarin (6/3).

Beberapa pekan terakhir, belalang itu tidak hanya menyerang cemara di lahan. Hewan itu  juga menyerang pohon di pekarangan warga. Termasuk yang  sudah dibonsai. Akibat serangan  hama tersebut, warga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Dia berharap pemerintah  segera melakukan tindakan. Jika serangan belalang itu  tidak dibendung, akan semakin banyak cemara udang  yang mati. Padahal, bagi warga  sekitar, pohon tersebut  dijadikan ladang bisnis. Lima tahun lalu, kata dia,  pemerintah turun melakukan  penyemprotan terhadap belalang yang memakan cemara.

Namun, untuk sekarang, belum ada tindakan dari pemerintah. ”Kami harap secepatnya pemerintah mengambil  tindakan,” harapnya. Kabid Perkebunan Dishutbun Sumenep Joko Suwarno mengatakan, untuk sementara dia  belum bisa memberi kepastian  terkait tindakan yang akan dilakukan.

Sebab permasalahan cemara udang tidak masuk pada agenda  kegiatan tahun ini. ”Akan kami  bahas di internal terlebih dahulu,”  janjinya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • no telp dapenda batang batang sumenep