Baru Keluar dari Bui, Ditangkap Lagi

Polisi Ringkus Pengedar Sabu

SARONGGI – Perang terhadap peredaran narkoba di Sumenep terus dilakukan. Terbaru, satreskoba berhasil menangkap Sarbun, warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang. Dia diciduk aparat karena kedapatan membawa sabu-sabu (SS) Sabtu (6/2).

Kasubbaghumas-Polres-Sumenep-AKP-Hasanuddin-memberikan-keterangan-kepada-awak-media-di-mapolres-kemarin.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Hasanuddin menjelaskan, sebelum ditangkap petugas mendapat informasi Sarbun membawa SS ke Kecamatan Saronggi dengan mengendarai sepeda motor. Polisi kemudian  mengejar untuk menyelidiki.

Sampai di Desa Kebundadap Timur,  Kecamatan Saronggi, polisi melihat sepeda motor Honda Beat putih kombinasi hijau bernopol M 3218 NM keluaran 2012 yang dikendarai Sarbun. Kendaraan itu diparkir di halaman rumah Marto. Saat itu pemilik  kendaraan berada di rumah.

Polisi lalu mendatangi lokasi dan langsung menggeledah jaket yang dipakai. Di jaket itu polisi menemukan pipet. Sementara SS ditemukan di sadel sepeda motor pria 33 tahun tersebut. ”Setelah BB ditemukan,  yang bersangkutan dibawa ke mapolres. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, Sarbun ditetapkan sebagai tersangka,” terangnya kemarin (7/2).

Dari penangkapan itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, tiga kantong plastik klip kecil berisi sabu 0,40 gram;  0,40 gram; dan 0,28 gram. Polisi juga  menyita satu kantong plastik klip  kecil kosong dan sebuah pipet kaca.  Juga, jaket kuning kombinasi hitam.

”Saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di mapolres,” kata perwira dengan tiga balok di pundaknya tersebut. Mantan Kapolsek Manding itu menegaskan, Sarbun diduga sebagai pengedar yang menyuplai atau mengirim SS kepada beberapa pengecer  di Sumenep. Sejak beberapa bulan terakhir dia menjadi incaran aparat  kepolisian.

”Selalu lolos saat akan ditangkap petugas,” tuturnya. Berdasar catatan polisi, Sarbun pernah terlibat kasus penggelapan  dan dihukum selama tiga bulan. Tiga  bulan yang lalu keluar dari penjara.  Atas perbuatannya, tersangka dijerat  pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112  ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika  dengan ancaman hukuman  minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • berita kepala desa sokobanah daya sampang madura
  • berita madura sampang sokobanah
  • berita sokobanah daya
  • desa sokobenah Bangkalan
  • foto uswatun hasanah kemenag sampang
  • naskah dampo awang madura sampang sokobanah daya
  • penangkapan di sokobanah sampang
  • penangkapan narkoba di sokobanah daya
  • wawancara bahasa jawa petani bakau