Sumenep|13 September 2013 4:32 am

Bahasa dan Sejarah Masuk Kurikulum

KOTA-Penerapan kurikulum pendidikan 2013 sudah berjalan. Namun, wakil rakyat meminta agar penerapan kurikulum itu  di masukkan, Dewan mcndesak agar bahasa Sebagai pelayan  daerah dan sejarah masyarakat, kami  kebudayaan bisa masuk dalam slap menerlma  pelajaran siswa. masukan dari  Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam hal ini di sampaikan dinas pendidikan  (disdik) dituntut untuk mengkaji ulang kurikulum yang sudah diterapkan itu.

Dewan menyatakan, pelajaran yang bermuatan lokal wajib masuk karena sangat berguna.  Ketua Komisi D DPRD Sumenep Moch. Subaidi mengatakan, kurikulum 2013 sebenarnya sudah banyak perbaikan dibandingkan kurikulum sebelumnya. Namun, ada beberapa materi penting yang justru tidak masuk pada kurikulum 2013.  Salah satu materi yang tidak tercantum dalam kurikulum baru tersebut adalah mulok, seperti bahasa daerah dan sejarah kebudayaan.

Padahal, itu merupakan salah satu materi penting yang harus tetap ada.  “Materi seperti muluk harus tetap diberlakukan. Sebab, pada kurikulum ban: ini tidak ada,” ucapnya. Pihaknya menegaskan akan melakukan koordinasi dengan disdik untuk membicarakan teknis memasukkan dua mulok itu ke kurikulum baru. Sehingga, tak lama lagi mulok bisa menjadi materi yang diajarkan di sekolah.

Kepala Disdik Sumenep A. Sadik mengatakan, penerapan kurikulum 2013 merupakan program pemerintah pusat. Pihaknya hanya sebagai penyelenggara, termasuk penentuan sekolah yang dijadikan sebagai sekolah percontohan. Meski demikian, pihaknya akan menerima segala masukan dan saran untuk perbaikan mutu pendidikan di Sumenep. “Sebagai pelayan masyarakat, kami siap menerima masukan dari semua pihak,” lanjutnya. (radar)

Baca Juga :

  • KOTA-Meski tahun ajaran baru 2013-2014 sudah dekat, namun Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, belum menerima materi kurikulum 2013. Akibatnya, disdik kebingungan untuk menerapkan kurikulum. Bahkan, hal itu dikhawatirkan mengganggu kelancaran penerapan kurikulum tersebut.  ...

  • KOTA-Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan memastikan 500 sekolah dasar (SD) bakal menerapkan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran baru mendatang. Kepastian tersebut ditegaskan Kepala Disdik Bangkalan Mohni melalui Kasi Kurikulum TKI SDI SDLB Muhammad Ya'kub, kemarin (12/12). ...

  • Terkait Tidak Meratanya Uji Coba Kurikulum 2013 KOTA-Penerapan kurikulum 2013 di Sumenep mendapat tanggapan negatif oleh kalangan tertentu. Ada kalangan yang menilai kurikulum tersebut diskriminatif. Pasalnya, penerapan kurikulum baru itu, cuma diberlakukan di beberapa ...

  • DPKS: Harus Masuk Kurikulum Ekstrakurikuler di Sekolah KOTA - Dewan pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) menilai pemerintah kurang peduli terhadap sejarah perjalanan Kabupaten Sumenep. Buktinya, hingga saat ini, tidak ada upaya untuk melestarikannya. Padahal, pengetahuan ...

  • KOTA-Pelaksanaan kurikulum 2013 yang baru ditetapkan di beberapa sekolah mulai menuai kecemburuan. Beberapa sekolah lain termasuk di wilayah kecamatan berharap pemerataan kurikulum 2013 segera dilakukan. Hal itu dilakukan demi kesamaan kualitas pendidikan di seluruh pelo ...

Komentar

Comments

Tag:
  • Share this post:
  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg

Comments are closed