Headline News:

APBD Sumenep 2013 untuk Kesejahteraan Rakyat

APBD Kabupaten Sumenep tahun anggaran 2013 telah dibahas dan disahkan tepat waktunya. Sejak perencanaan, pembahasan dan pengesahannya dilalui dengan lancar sesuai siklus anggaran. Pemkab Sumenep dan DPRD secara bersama-sama dalam satu komitmen, yaitu lancarnya roda pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan APBD tahun anggaran 2013 telah ditetapkan rencana pendapatan dan rencana biaya penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.


Pemkab Sumenep dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan efektif dan efisien, apalagi anggarannya cukup besar untuk menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publiknya. Untuk melaksanakan APBD Sumenep tahun 2013, Bupati Sumenep A. Busyro Karim telah menyampaikan surat edaran kepada kepala SKPD untuk persiapan dan percepatannya. Pelaksanaan APBD harus memperhatikan disiplin anggaran, baik awal memulai pelaksanaannya maupun akhir masa penyelesaiannya. Kepada masing-masing SKPD diminta segera menyelesaikan perangkat pendukung anggarannya, seperti aspek administrasi dan regulasinya.

Disiplin anggaran tersebut diharapkan dapat menghindari booming pencairan anggaran pada bulan-bulan tertentu dan penyelesaian kegiatannya tepat pada waktunya. Pengelolaan APBD Sumenep tahun 2013 diharapkan betulbetul disiplin anggaran dan direncanakan sebaik-baiknya sesuai anggaran kas dan time schedule pelaksanaannya. Bupati Sumenep A. Busyro Karim juga meningkatkan transparansi pelaksanaan APBD. Kepada seluruh camat diminta agar memiliki data program, kegiatan, dan anggaran tahun 2013 yang akan masuk ke masing-masing wilayahnya. Melalui kebijakan ini, camat diberdayakan untuk asistensi monitoring dan evaluasinya, sekaligus transparansi pelayanan informasi publiknya.

Masyarakat atau pihak lainnya dapat mengetahui perencanaan APBD Sumenep lebih dekat dan memberikan dukungan untuk kelancaran pelaksanaannya lebih cepat. Menurut Plt Sekkab Sumenep Hadi Soetarto, pelaksanaan APBD tahun 2013 memang dipersiapkan sebaik-baiknya. Koordinasi antarsatuan kerja akan ditingkatkan sehingga meningkatkan efektivitas pelaksanaan program/kegiatannya. Berbagai SKPD diminta koordinasi dan bekerja sama dalam mengatur waktu pelaksanaan kegiatannya, terutama untuk kegiatan pada lokasi yang sama. Cara ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dan keterpaduan pelaksanaan program/ kegiatan APBD untuk kesejahteraan masyarakat dan efektivitas pencapaian kinerjanya.

Banyak masalah daerah harus dipecahkan dengan pendekatan sistemik dan keterlibatan banyak SKPD, seperti masalah indeks pembangunan manusia yang rendah, pengangguran, kemiskinan dan lain-lainnya. Selain itu, pelaksanaan APBD Sumenep akan memperhatikan Permendagri Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2013 serta Permendagri Nomor 39 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial. Untuk penyaluran hibah dan bantuan sosial kepada masyarakat telah direncanakan nama calon penerimanya atau by name by address. Sedangkan pemohon baru akan dipertimbangkan dan dikompilasi pada daftar tunggu untuk ditetapkan sebagai calon penerima hibah dan bantuan sosial tahun anggaran 2014 yang akan datang.

Pada dasarnya pengelolaan APBD Sumenep memiliki pola yang jelas dan jumlah anggaran yang makin besar. Pada tahun anggaran 2011 dan 2012, prioritas APBD adalah peningkatan pelayanan publik. Sedangkan tahun 2013 diarahkan pada peningkatan pembangunan infrastruktur untuk memacu ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Jumlah anggarannya telah melebihi satu triliun rupiah dan kenaikannya cukup signifikan sejak duet kepemimpinan Abussidik. Setiap tahunnya, pendapatan APBD naik sehingga memperkuat kemampuan Pemkab Sumenep dalam membiayai dan mengurus rumah tangga daerahnya. Pada 2011 pendapatan daerah naik 8,83 persen, tahun 2012 naik sebesar 16,23 persen, dan tahun 2013 ditargetkan naik sebesar 10,63 persen.

Kenaikan pendapatan tersebut merupakan indikasi keberhasilan pengelolaan sumber-sumber keuangan daerah. Potensi pendapatan daerah telah dimanfaatkan secara maksimal, sedangkan pemungutannya dapat diminimalisasi kebocoran anggarannya. Laju kenaikan pendapatan APBD Sumenep memang berbanding lurus dengan naiknya kontribusi pendapatan asli daerah. Bagi Sumenep sebagai daerah otonom, kenaikan pendapatan asli daerah adalah wajib. Bupati umenep A. Busyro Karim memerintahkan seluruh SKPD penghasil untuk mengadakan langkah-langkah inovasi dan intensifikasi, bukan ekstensifi kasi yang membebani masyarakat.

Manajemen PAD diperbaiki sejak perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasannya. Misalnya, Pemkab Sumenep melakukan sentralisasi pemungutan retribusi parkir melalui sistem parkir berlangganan, pemantapan manajemen BUMD dan lain-lainnya. Jumlah anggaran pendapatan yang makin besar memudahkan penyediaan anggaran belanjanya, baik belanja tidak langsung maupun belanja langsung. Pada tahun anggaran 2013, kebutuhan belanja daerah diperkirakan Rp 1.518.729.593.450,- dengan komposisi belanja tidak langsung sebesar Rp 1.002.986.577.381,- dan belanja langsungnya sebesar Rp 515.743.016.069,-.

Alokasi belanja tidak langsung didominasi belanja pegawai sebesar Rp 848.671.627.381,- atau 84,61 persen sebagai hak setiap pegawai, yaitu biaya gaji dan tunjangannya. Sedangkan belanja langsung dipergunakan untuk belanja program/kegiatan masing-masing urusan pemerintahan daerah. Untuk mempercepat pengelolaan belanja APBD 2013, masing-masing SKPD menjabarkan kebutuhan belanjanya dalam anggaran kas. Program/kegiatan didahulukan yang memerlukan waktu agak panjang, terutama pengadaan barang dan jasa yang nilainya sangat besar atau tender. Pengumuman rencana pengadaannya dilakukan melalui media Layanan Pengadaan secara Elektronik Pemkab Sumenep. (radar)

Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan, Berita Sumenep

↑ Grab this Headline Animator

kata Kunci Terkait:

  • APBD kabupaten sumenep
  • apbd sumenep
  • permasalahan apbd kab sumenep 2013
  • pendapatan asli daerah tahun 2013 kabupaten sumenep
  • pendapatan asli daerah kabupaten sumenep tahun 2013
  • pendapatan APBD kabupatan di madura di 2013
  • pendapatan apbd kab sumenep 2013
  • contoh ekonomi kerakyatan di apbd
  • Bantuan dana hibah untuk masyarakat sumenep
  • APBD Kabupaten Sumenep 2014

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com