Amankan Rekapitulasi, Kerahkan 700 Personel

KOTA – Rekapitulasi manual perolehan suara pasangan calon (paslon) peserta Pilkada 2015 dijadwalkan hari ini (17/12). Segala potensi gangguan keamanan diantisipasi sejak dini. Polres memastikan akan mengerahkan 700 personel.

Kapolres-Sumenep-AKBP-Rendra-Radita-Dewayana-menyalami-personel-polisi-usai-apel-konsolidasi-di-mapolres-Selasa

Ratusan anggota korps baju cokelat itu berasal dari polres. Tak  satu pun di antara mereka berasal  dari bawah kendali operasi (BKO) polda maupun polres samping. Sebab, mereka sudah dikembalikan ke  tempat tugas masing-masing.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Hasanuddin mengakui, pengamanan rekapitulasi suara tidak menggunakan  pasukan BKO. Pihaknya mengklaim  situasi masyarakat pasca pencoblosan  sudah kondusif. Sehingga dianggap cukup  memaksimalkan pengamanan dari polres.

Sekitar 700 personel akan berjaga di sekitar KPU. ”Insya Allah cukup,”  katanya kemarin (16/12).  Meski tidak dibantu BKO, polres  tetap berkomunikasi dengan polres samping dan Polda Jatim. Jika terjadi sesuatu yang krusial, personel BKO   akan didatangkan kembali.

Mereka yang terdiri dari satuan brigade mobil  (brimob), pengendalian massa (dalmas), dan satuan lain itu selalu siap. ”Tapi, mudah-mudahan situasi tetap aman dan kondusif hingga proses pilkada selesai,” harapnya. Hasan menegaskan, polisi akan bertindak  tegas terhadap siapa pun yang berusaha mengacaukan pilkada.

Jika tindakan itu mengarah pada tindak pidana, sanksi pidana akan dijatuhkan. Dia mengakui, ketidakpuasan pendukung paslon wajar terjadi  dalam berdemokrasi.  Ketua KPU Sumenep A. Warits mengatakan, persiapan rekapitulasi   sudah matang.

Dia yakin, proses rekap hasil perolehan suara calon  bupati dan wakil bupati akan berjalan   lancar. ”Insya Allah persiapan sudah matang. Terkait pengamanan, kami yakin juga sangat siap,” tandasnya. (radar)