Tangkap Peminta Sumbangan Abal-Abal

KOTA – Warga Perumahan Manggis, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kota Sampang, menangkap Ramli, 25,  warga Dusun Pojur, Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Pasalnya, pria tersebut meminta sumbangan dengan mengatasnamakan yayasan di Kota Sumekar.

Anggota-Satpol-PP--Sampang-menunjukkan-barang-bukti-yang-dibawa-peminta-sumbangan-kemarin.

Insiden itu terjadi Selasa lalu (19/1) sekitar pukul 15.00. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, pria tersebut membawa proposal dilengkapi foto gedung yayasan beserta pengasuhnya.  Bahkan, struktur organisasi, stempel serta kuitansi untuk masyarakat yang memberikan  sumbangan.

Tak hanya itu, dalam proposal tersebut terdapat 67 penyumbang dengan jumlah nominal, nama, beserta alamat penyumbang. Salah satu kejanggalannya, tidak ada surat tugas dari pengasuh yayasan tersebut. Oleh karena  itu, peminta sumbangan tersebut diamankan.

”Modusnya itu meminta uang kepada masyarakat yang dilengkapi dengan kuitansi. Kami ambil semua berkasnya supaya tidak mengulangi perbuatan yang sama,” kata Moh. Jalil selaku PPNS Satpol PP Sampang kemarin (20/1).

Jalil meminta masyarakat lebih berjati-hati dan waspada  terhadap segala macam bentuk penipuan yang mengatasnamakan pondok, yayasan, masjid dan semacamnya. Sebab, banyak modus penipuan yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab.

”Kami minta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati jika ada orang yang meminta sumbangan ke rumah-rumah,”  harapnya.  Dihubungi melalui saluran telepon, Ketua Yayasan Moh.  Syamhaji yang tertera di proposal  itu mengatakan, peminta  sumbangan tersebut merupakan salah satu pengurus di  yayasannya.

Akan tetapi, pada  2015 berkas-berkasnya sudah  tidak diperpanjang. Oleh sebab  itu, Ramli sudah tidak lagi bertugas  di yayasannya. ”Memang benar, petugas yang  meminta sumbangan itu sebelumnya panitia, tapi tidak diperpanjang. Saat ini juga sudah tidak bertugas,” terangnya.

Pihaknya berjanji akan memanggil yang bersangkutan karena sudah meminta sumbangan tanpa sepengetahuannya. Selain itu, pihaknya mengaku juga tidak menerima uang dari hasil meminta sumbangan kepada masyarakat.  (radar)