Travel News:

Situs Wisata Budaya Terabaikan

KOTA-Sampang memiliki banyak sekali tempat-tempat wisataPembangunan Kolam Pancing Tak Jelas. Read more … » berupa situs purbakala atau dan wisata religi yang sangat potensial. Namun, hingga kini gema wisata religi di Sampang belum membumi di telinga masyarakat luas lantaran pembangunan, promosi, dan perawatan lokasi wisatanya minim. Pembangunan pariwisataPembangunan Kolam Pancing Tak Jelas. Read more … » oleh Pemkab Sampang dalam satu tahun hanya membangun dua situs wisata religi, yakni Makam Pengeran Santo Merto dan SumurBPWS Gagal Bangun Sumur Bor Senilai Rp 4 Miliar. Read more … » Tujuh Petilasan Pangeran Panji Laras.



Sementara, dana Rp 2 miliar yang dianggarkan hanya mampu membangun congkop, pagar dan pavingisasi Pangeran Panji Laras dan Pangeran Santo Merto. ”Selebihnya untuk pembangunan nonfi sik, seperti partisipasi daerah pada acara pergelaran atau festival dan penggalian potensi daerah lainnya,” kata AG. Wadud, Kabid kebudayaanPembangunan Kolam Pancing Tak Jelas. Read more … » disbudparporaTuding Pengembangan Wisata Tak Jelas. Read more … » di ruang kerjanya kemarin (17/12). Terkait dengan beberapa tempat wisata yang belum tersentuh pembangunan maupun yang membutuhkan perbaikan dan perawatan, pihaknya mengaku masih menunggu anggaran pada tahun mendatang.

Menurutnya, yang tidak selesai dibangun pada 2012 akan dibangun atau direnovasi di tahun yang akan datang. ”Untuk yang lainnya tunggu anggaran 2013 dulu,” tandasnya. Pantauan Jawa Pos Radar Madura pada beberapa lokasi wisata religi yang ada, banyak sekali terlihat situs bangunan yang sudah tua kurang terawat. Seperti Makam Rato Ebu, Desa Madegan yang di dalamnya terdapat Makam Cakraningrat II, situs Pababaran Trunojoyo, dimana tempat parkir belum tersedia dan jalan masuk menuju situs ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Sumur Tujuh Petilasan Pangeran Panji Laras, Sumur Daksan, Makam Pangeran Santo Merto, Makam Bangsacara dan Ragapatmi, Makam Sayyid Ustman bin Ali bin Abdullah Al-Habsyi yang hampir secara keseluruhan membutuhkan pembangunan dan promosi ekstra akan keberadaannya. (radar)



kata Kunci Terkait:

  • wisata religi yang terabaikan

Komentar

komentar

Leave a Reply

Submit Comment