Sampang|18 Desember 2012 3:21 am

Situs Wisata Budaya Terabaikan

KOTA-Sampang memiliki banyak sekali tempat-tempat wisata berupa situs purbakala atau dan wisata religi yang sangat potensial. Namun, hingga kini gema wisata religi di Sampang belum membumi di telinga masyarakat luas lantaran pembangunan, promosi, dan perawatan lokasi wisatanya minim. Pembangunan pariwisata oleh Pemkab Sampang dalam satu tahun hanya membangun dua situs wisata religi, yakni Makam Pengeran Santo Merto dan Sumur Tujuh Petilasan Pangeran Panji Laras.

Sementara, dana Rp 2 miliar yang dianggarkan hanya mampu membangun congkop, pagar dan pavingisasi Pangeran Panji Laras dan Pangeran Santo Merto. ”Selebihnya untuk pembangunan nonfi sik, seperti partisipasi daerah pada acara pergelaran atau festival dan penggalian potensi daerah lainnya,” kata AG. Wadud, Kabid kebudayaan disbudparpora di ruang kerjanya kemarin (17/12). Terkait dengan beberapa tempat wisata yang belum tersentuh pembangunan maupun yang membutuhkan perbaikan dan perawatan, pihaknya mengaku masih menunggu anggaran pada tahun mendatang.

Menurutnya, yang tidak selesai dibangun pada 2012 akan dibangun atau direnovasi di tahun yang akan datang. ”Untuk yang lainnya tunggu anggaran 2013 dulu,” tandasnya. Pantauan Jawa Pos Radar Madura pada beberapa lokasi wisata religi yang ada, banyak sekali terlihat situs bangunan yang sudah tua kurang terawat. Seperti Makam Rato Ebu, Desa Madegan yang di dalamnya terdapat Makam Cakraningrat II, situs Pababaran Trunojoyo, dimana tempat parkir belum tersedia dan jalan masuk menuju situs ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Sumur Tujuh Petilasan Pangeran Panji Laras, Sumur Daksan, Makam Pangeran Santo Merto, Makam Bangsacara dan Ragapatmi, Makam Sayyid Ustman bin Ali bin Abdullah Al-Habsyi yang hampir secara keseluruhan membutuhkan pembangunan dan promosi ekstra akan keberadaannya. (radar)

Baca Juga :

  • KOTA-Meski pekerjaannya menggunakan sistem penunjukan langsung, proyek pembangunan wisata religi belum digarap. Padahal, proyek milik dinas kebudayaan pariwisata pemuda dan olahraga (disbudparpora), ini sudah dianggarkan Rp 388 juta. Di area makam wisata religi Rato Ebuh ...

  • KOTA-Situs-situs purbakala yang ada di Sampang, seperti makam Rato Ebuh dan Panji Laras perlu dipromosikan, agar dikenal oleh masyarakat luas. Sebab, selama ini situs purbakala yang ada di Sampang tidak banyak diketahui warga. Imbasnya, tempat tersebut minim pengunjung.  ...

  • Pemerintah Berdalih Tunggu Anggaran KOTA-Situs-situs bangunan bersejarah yang dikenal dengan wisata religi milik pemkab mulai mengalami kerusakan. Sebut saja seperti Makam Rato Ebu. Area makam priayi dan pengusaha kerajaan zaman dulu ini, lokasinya bersebelahan dengan k ...

  • KOTA-Salah satu kompleks wisata religi Makam Rato Ebu dikeluhkan pengunjung kemarin (2/7). Keluhan tersebut diungkapkan pengunjung asal Jember saat berziarah ke makam wisata yang berlokasi di Desa Madegan, Kelurahan Polagan itu. Pengunjung yang berjumlah 7 orang itu, ter ...

  • Untuk Promosi Tempat-Tempat Wisata KOTA-Tempat-tempat wisata khususnya situs bersejarah di Kota Sampang yang kurang mendapat perhatian pemkab dikunjungi rombongan duta wisata Kacong-Cebbhing se- Madura, kemarin (20/1). Kedatangan mereka untuk mempromosikan lokasi wisata ...

Komentar

Comments

Tag:
  • Share this post:
  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg