Selipkan Sabu di Sandal Jepit, Pasutri Diciduk Polisi

KOTA – Wilayah Kota Sampang sudah dua hari digenang banjir. Cuaca yang dingin nampaknya dimanfaatkan untuk mengonsumsi narkoba. Buktinya, pasca  hujan deras pada Sabtu (24/9),  polisi berhasil menciduk pasangan suami istri (pasutri) yang  akan mengonsumsi narkoba  jenis sabu-sabu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, awalnya polisi mendapatkan informasi dari warga. Diduga,  Nor Azizah bin Jermodi, 21, warga Desa Bunten Timur,  Kecamatan Ketapang, hendak mengonsumsi sabu dengan suaminya, Matsahri bin Sardi,  20, warga Desa Taddan, Kecamatan Camplong.

Kemudian, pada pukul 21.30 di Jalan Raya Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, anggota Satreskoba Polres Sampang menggeledah Nor Azizah. Anggota menemukan barang bukti (BB) berupa satu  poket sabu yang diselipkan di   sandal jepit Nor Azizah.

Untuk menciduk tersangka lain, anggota melakukan pengembangan. Hasilnya tidak sia-sia. Anggota berhasil menangkap Matsahri di sebuah rumah kos di Jalan  Mutiara, Kelurahan Banyuanyar. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 23.30.

Nor Azizah mengakui jika dirinya menaruh SS di sandal jepitnya untuk mengelabui petugas. Dia mengatakan, dirinya disuruh membeli sabu-sabu oleh Matsahri untuk dikonsumsi berdua di rumah kos tempat tinggalnya. ”Saya taruh di sandal yang saya  pakai. Harga sabu-sabu yang saya  beli Rp 200 ribu,” katanya kepada awak media kemarin (26/9).

Perempuan yang memakai baju  warna hijau itu menambahkan, dia sudah dua tahun mengonsumsi barang haram tersebut. Selain itu, dia biasanya mengonsumsi  sabu bersama temannya. ”Hanya tiga kali dengan suami. Biasanya sama teman. Saya menikah sudah satu tahun,” akunya.

Terpisah, Kasubbaghumas Polres Sampang Iptu Yusuf Rahman Sirait mewakili Kapolres Sampang AKBP Toik Sukendar mengatakan, penangkapan pasutri atas informasi masyarakat. Maka  dari itu, untuk mengetahui kebenarannya, anggota satnarkoba melakukan penyelidikan.

”BB yang diamankan kurang lebih  0,22 gram sabu,” katanya. Selain itu, tambah perwira polisi dengan pangkat dua balok emas di pundaknya,  pihaknya mengamankan satu buah handphone (HP) Blackberry (BB) putih dan satu buah HP Nokia, sepasang sandal jepit  warna merah, dan satu buah pipet kaca.

Selain itu, satu buah sendok sabu yang terbuat dari  sedotan, enam buah plastik klip  kosong, dan sebuah speaker aktif merk Advan warna hitam.  Keduanya dijerat pasal 114  ayat 1 subsider pasal 112 ayat  1 jo pasal 132 ayat 1 Undang-  Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

”Paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Atau, denda paling sedikit Rp 1 miliar  dan maksimal Rp 10 miliar,”  pungkasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • kabar sampang hari ini