Headline News:

Sebuah Kantor Dibobol Maling

Kerugian Capai Rp 60 Juta


KOTA-Kantor PT Alam Raya Makmur yang berada di Jalan Raya Samsul Arifi n Kelurahan Polagan Kecamatan/Kota Sampang dibobol maling. Pembobolan itu diduga terjadi Sabtu (8/12) lalu, sebab seorang karyawan perusahaan sudah menemukan kantor dalam kondisi berantakan. Setelah dilakukan pengecekan, rupanya terdapat beberapa peralatan milik kantor raib diduga dibawa kabur maling. Di antaranya, berupa 2 unit komputer, 1 unit printer scan, 1 unit printer merek Epson tipe LX300, 3 lembar bilyet giro (BG).

Menurut Muhammad Afifi, 27, salah satu karyawan yang melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Sampang mengaku tidak ada seorang pun yang mengetahui kejadian tersebut. Sebab, diduga peristiwa itu terjadi saat karyawan sedang libur. ”Tidak ada saksi satu pun tiba-tiba kantor sudah dalam keadaan berantakan,” ucapnya. Menurutnya, diduga kuat komplotan maling tersebut masuk ke kantor melewati atap. Setelah berhasil masuk ke kantor, kemudian mencongkel pintu belakang. Sehingga dengan mudahnya pelaku mengubrak-abrik peralatan di dalam kantor.

Ditanya berapa kerugian kantor, pria asal Dusun Krampon Timur, Desa Krampon, Kecamatan Torjun itu mengaku sekitar Rp 60 juta. Sebagian besar peralatan kantor dibawa kabur pelaku. ”Tapi beberapa peralatan ada yang tidak dibawa maling. Itu ditemukan di lantai atas,” pungkasnya. Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Solehan melalui Kabag Ops Kompol Alfian Nurrizal mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait pembobolan kantor milik PT Alam Raya Makmur tersebut. ”Kita sudah datangi kantor yang dibobol maling, dan kita kumpulkan beberapa barang bukti berupa sidik jari pelaku pada bekas barang-barang yang disentuhnya,” ucapnya kemarin (10/12).

Alfian menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kerugian yang dialami hanya berkisar Rp 40 juta lebih saja. ”Itu setelah kita hitung berapa peralatan yang hilang,” bebernya. Mantan Kapolsek Gubeng itu berjanji akan berupaya keras mengungkap pembobolan tersebut. Tentunya dengan melakukan penyelidikan lebih mendalam. ”Yang jelas kita berusaha semaksimal mungkin untuk mencari tahu siapa para pelaku itu,” pungkasnya. (radar)

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment

Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com