Satpol PP Gunakan Karcis Parkir Ilegal

Berdalih Laksanakan Instruksi Sekkab

KOTA – Permasalahan pengelolaan parkir di Pasar Srimangunan, Kota Sampang, tak kunjung usai. Terbaru, satpol PP yang diberi tanggung jawab mengelola parkir sementara itu dituding menggunakan karcis parkir ilegal.

Wabup Fadhilah Budiono menyatakan, karcis parkir harus sesuai ketentuan. Yaitu, ada nomor seri, kop pemkab atau pengelola. Karena itu, pihaknya mengaku kecewa lantaran karcis parkir malah dicetak seadanya dan tidak sesuai ketentuan.

”Kalau seperti itu ilegal. Tidak boleh. Nanti malah tidak masuk semuanya ke PAD. Karcis biasa dicetak dishubkominfo dan diketahui dispendaloka,” katanya kemarin (30/4). Wabup akan memanggil satpol PP, dishubkominfo, dan dispendaloka. Menurut Fadhilah, penggunaan karcis ilegal dimungkinkan mengandung unsur pidana.

”Harus ada solusinya,” tegasnya. Ketua Komisi II DPRD Sampang Moh. Nasir menyayangkan penggunaan karcis parkir ilegal itu. ”Hal itu tidak boleh dilakukan. Masak menggunakan karcis ilegal,” katanya. Komisi II juga berjanji akan memanggil satpol PP, dishubkominfo, dan dispendaloka dalam waktu dekat. Tujuannya, permasalahan dan polemik pengelolaan parkir Srimangunan segera ada solusi.

”Kalau ilegal kan masuk pungli. Merugikan pemkab dan masyarakat,” ujarnya. Menanggapi itu, Kasi Operasional Satpol PP Sampang Moh. Sadik menegaskan, penggunaan karcis parkir tersebut hanya sementara. Alasannya, pihaknya khawatir terjadi kehilangan sepeda motor seperti beberapa minggu lalu.

”Karcis seperti ini hanya untuk sementara,” dalihnya. Kenapa menggunakan karcis parkil ilegal? Sadik menegaskan, karcis tidak ilegal. Alasannya, hal itu berdasarkan instruksi dari Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sampang Puthut Budi Santoso.

”Kami mendapat perintah dari Pak Sekkab untuk menggunakan karcis ini sementara,” klaimnya. Sayangnya, Puthut Budi Santoso belum bisa memberikan penjelasan. Dikonfirmasi melalui telepon selulernya, yang bersangkutan tidak merespons. (radar)