Perempuan tanpa Identitas Tewas dalam Posisi Duduk

Diduga karena Kelaparan

KOTA – Penemuan mayat tanpa identitas kembali terjadi di Kabupaten Sampang. Kali ini warga Dusun Pasar Gunung, Desa Pangilen, Kota Sampang, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di tengah  hutan kemarin (23/11).

Aparat-kepolisian-saat-melakukan-olah-TKP-di-Dusun-Pasar-Gunung,-Desa-Pangilen,-Kota-Sampang,-kemarin.

Kabar penemuan mayat itu sontak mengagetkan warga. Sehingga, warga  sekitar berdatangan ke lokasi pegunungan tempat korban ditemukan. Akan tetapi, warga sekitar tidak ada yang mengenali jasad tersebut. Mayat tersebut ditemukan Polisi Kehutanan (Polhut) Perhutani Sampang  Abdul Azis.

Sekitar pukul 07.30, dirinya menemukan korban sudah tidak bernyawa. Saat itu korban dalam keadaan duduk menghadap utara dengan mata terbuka dan mulut menganga. Jasad korban bersandar ke pohon.  Di tubuh korban tidak ditemukan identitas. Hanya seutas sarung bermotif  bunga yang melekat pada tubuh korban.

Kondisinya juga mengenaskan. Badannya kurus dan terlihat compang-camping. Diduga, mayat tersebut merupakan orang tidak waras.  Pantauan Jawa Pos Radar Madura  di lapangan, ciri-ciri mayat perempuan tanpa identitas itu berambut lurus sebahu, warna kulit hitam, mengenakan  sarung berwarna putih dengan motif  bunga, dan badannya kurus.

Di sekitar mayat ditemukan nasi yang sudah kering,  sebotol air mineral tanggung yang  tersisa separo, serta dua mangga. Abdul Azis mengatakan, sebenarnya perempuan tersebut sudah beberapa hari berada di lokasi tersebut.

Sabtu (21/11), dia mengaku melihat perempuan itu berada di TKP. Tapi masih dalam keadaan hidup. Bahkan, pada Minggu (22/11) sekitar  pukul 12.00, dia masih terlihat ada di wilayah tersebut. ”Saya melihat terakhir  pada Minggu siang dan masih hidup.  Sempat saya berikan mangga dan  air,” terangnya kepada awak media.

Ditambahkan olehnya, perempuan tersebut diduga mengalami gangguan jiwa. Saat ditanya, dia tak menjawab. Selain itu, menurutnya, perempuan tersebut bukan warga sekitar. ”Saya juga sempat nanya pada warga sekitar. Warga banyak yang bilang bukan warga sana.

Meninggalnya mungkin karena kelaparan dan kehausan,” paparnya. Sementara itu, Kapolsek Kota Sampang AKP Iqbal  Gunawan mengatakan, pihaknya mengetahui informasi itu dari warga. Setelah itu, pihaknya langsung  terjun ke TKP serta melakukan penyelidikan dan olah TKP dengan dibantu Satreskrim Polres Sampang.

”Jenis kelamin jelas perempuan, usia kurang lebih 40 tahun. Kalau dilihat dari kondisi tubuhnya, diduga kuat  meninggalnya karena kelaparan  dan kekurangan cairan,”  jelasnya.  Ditambahkan, mayat perempuan
tanpa identitas itu  dibawa ke RSUD Sampang untuk kepentingan pemeriksaan.

Selain itu, pihaknya juga belum mengetahui keluarga  korban. ”Sementara ini kami hanya mengumpulkan bukti-bukti  yang ada. Di tubuh korban  tidak ada bekas kekerasan atau penganiayaan,” pungkasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • pembunuhan wanita di tapel madura
  • berita carok pengarengan sampang
  • carok didusun gunung gesang sampang madura
  • carok kabupaten sampang desa pangilen
  • desa rabesen sampang
  • mayat caraok madura
  • mayat separo
  • mayat wanita korban kekerasan