Lagi, Disperta Mendapat 45 Unit Pompa Air

Dewan Minta Pendistribusian Tepat Sasaran

KOTA – Pada pertengahan Februari lalu, Dinas Pertanian  (Disperta) Sampang mendapat bantuan 20 unit hand tractor. Kemudian, pada Selasa (1/3) disperta kembali memperoleh mesin pompa air sebanyak 45 unit. Bantuan tersebut dari pemerintah pusat kepada Disperta Sampang.

Warga-melihat-bantuan-pompa-air-yang-masih-dibungkus-kotak-di-halaman-belakang-kantor-Disperta-Sampang-kemarin-siang

Bantuan itu akan dibagikan kepada kelompok tani (poktan) penanaman padi di lahan kering. Hingga kemarin (3/3), 45 unit pompa air tersebut belum disalurkan. Kabid Teknik Disperta Sampang Suyono membenarkan pihaknya menerima bantuan pompa air.

Menurut dia, bantuan tersebut akan  dibagikan kepada poktan yang lahan pertaniannya sulit mendapat irigasi.  ”Yang jelas, untuk daerah Kecamatan  Omben dan Banyuates. Karena lokasi itu sempat didatangi oleh Menteri Pertanian,” katanya.

Dia menambahkan, 45 unit  pompa air tersebut belum di-running. Penerimanya juga masih diverifikasi. Pompa air itu bermerek kubota tipe Ro 8,5 PK. Poktan penerima dikhususkan di wilayah sentra padi. Namun, lahannya  sulit mendapatkan air.

”Untuk calon petani calon lokasi (CPCL) ini masih belum final, namun   sudah proses,” terangnya. Ketika ditanya harga per unit pompa air tersebut, Suyono tidak mengetahui secara pasti. Sebab, bantuan langsung dari pemerintah  pusat dalam bentuk barang.

”Saya tidak tahu harga pastinya berapa. Karena langsung di-dropping dari   pemerintah pusat,” dalihnya. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Sampang Syamsul Arifin meminta kepada pihak terkait, penyaluran bantuan tersebut  harus tepat sasaran. Selain itu, bantuan diminta didistribusikan   kepada poktan yang berbadan  hukum.

”Kalau memang tidak berbadan hukum dan jauh dari ketentuan, mending tidak usah disalurkan,” tegasnya. (radar)