Korban Banjir Bertambah 700 KK

KOTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang baru mendeteksi korban banjir di Kecamatan Kedungdung. Ada tambahan jumlah korban banjir hingga 700 kepala keluarga (KK) dari lima desa di kecamatan tersebut.

Sejumlah-warga-bermain-di-lokasi-banjir-di-Jalan-Imam-Bonjol,-Kota-Sampang,-pada-hari-kedua-banjir-Minggu.

Dengan demikian, total yang terdampak banjir mencapai 12.268 KK. Sebelumnya, BPBD hanya mendeteksi korban terdampak  banjir 11.568 KK  dengan perincian 38.225 jiwa. Namun, hingga kemarin,  BPBD belum berhasil  menjumlahkan korban  yang terkena banjir.

Kepala BPBD Sampang Wisnu Hartono mengaku  baru mendapat laporan dari  warga soal adanya banjir di
Kecamatan Kedungdung. Sebelumnya, lima desa di  Kecamatan Kedungdung  tidak terdaftar sebagai lokasi
rawan banjir. Sedikitnya,  ungkap dia, ada lima desa  yang juga memperoleh bantuan.

”Ada tambahan 700 KK. Mereka berasal dari  lima desa di Kecamatan  Kedungdung,” ucapnya  kemarin (4/3). Wisnu Hartono menyatakan,  sebelumnya pihaknya  tidak mendeteksi adanya  banjir di Kedungdung. Setelah  didata, yang terdampak  banjir berjumlah 700 KK.

Karena itu, pihaknya juga  memasukkan dalam daftar  korban banjir tahun ini.  Disinggung soal distribusi bantuan, pihaknya mengklaim sudah mendistribusikan  sembako kepada  korban banjir. Hingga  kemarin, BPBD berfokus  pada pemberian sembako kepada korban banjir.

Sayangnya, pihaknya belum menyebutkan total  bantuan yang disalurkan  dari pihak luar pemkab.  Wisnu juga menerangkan, banjir yang terjadi  sejak Sabtu (27/2) di Kota  Sampang tidak menelan korban jiwa. Warga yang  sakit lantaran banjir sudah  ditangani pihak dinkes. (radar)