Sampang|10 Maret 2013 2:46 am

Fit and Proper Test Dianggap Sulit

Pertanyaan kepada Calon PPK

KOTA-Tahapan fit and proper test calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang dilaksanakan dinilai terlalu memberatkan oleh peserta. Bukan tahapannya yang mereka keluhkan, melainkan terkait pertanyaan yang diajukan kepada peserta, kemarin (9/3). Hal itu dikeluhkan salah satu peserta PPK asal Pangarengan, Hoiri, 28. Menurutnya, pertanyaan yang diajukan terlalu masuk pada peraturan perundang-undangan, sedangkan terkait kinerja kurang ditekankan.

Padahal yang akan dihadapi di lapangan lebih pada ranah teknis. ”Banyak pertanyaan mengenai peraturan perundang-undangan, sedangkan kita kantidak harus mengetahui secara detail perundang- undangan pemilu. Ya kalau mau mencalonkan KPU atau panwaskab harus bisa menguasai undang-undang itu. Tapi ini kan panitia di tingkat kecamatan, saya pesimis bisa lolos lima besar,” aku Hoiri kepada Jawa Pos Radar Madura.

Komisioner KPU Sampang Miftahur Rozaq menjelaskan, pertanyaan yang diajukan dalam tes wawancara itu sudah sesuai dengan kisi-kisi yang ditentukan KPU provinsi. Pihaknya hanya menjalankan apa yang sudah menjadi acuan fi t and proper test. ”Dalam kisi-kisi tersebut berkaitan dengan moral, integritas, loyalitas, dan komitmennya. Juga mengenai pengetahuan tentang regulasi dan kepemiluan, serta tentang pengalaman panitia pemilu dan interaksi social,” jelas Rozaq.

Dikatakannya, KPU Sampang memiliki wewenang untuk menilai peserta sesuai dengan amanat KPU provinsi. Hasil penilaian tersebut baru akan dilaporkan pada KPU provinsi. ”Angka-angka dari nilai tes tulis dan wawancara itu akan dilaporkan ke provinsi,” ucapnya. Sementara yang menjalani tes wawancara kemarin hanya dari empat kecamatan. Meliputi Kecamatan Sampang, Pangarengan, Sreseh, dan Sokobanah. (radar)

Baca Juga :

  • Dianggap Tidak Jadi Prioritas KOTA-Peserta calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang mengikuti seleksi kemarin (10/3), minim sekali peserta perempuan. Data yang diperoleh Jawa Pos Radar Madura, dari 179 peserta hanya 10 peserta perempuan atau sekitar 6 persen ...

  • KOTA-Warga yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Pengawal Demokrasi (APPD) mendatangi Kantor KPU Sampang sekitar pukul 11.00, kemarin (16/3). Mereka menuntut transparansi serta sistem yang digunakan saat retrutmen anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK). Mereka menduga j ...

  • Warga Bakal Lapor DKPP TAMBELANGAN–Rekrtutmen panitia pemilihan kecamatan (PPK) Tambelangan oleh KPU dinilai tidak sesuai prosedur. Pasalnya, KPU secara terang-terangan membuka perpanjaggan pendaftaran tanpa adanya dasar hukum yang jelas. Akibatnya, sejumlah warga bakal ...

  • Loloskan PPK Aktif di Parpol hingga Komisioner Nyaleg SAMPANG-Kinerja komisioner KPU Sampang saat memproses rekrutmen calon panitia pemilihan kecamatan (PPK) digoyang. Kecaman tidak hanya datang dari satu pihak. Selain anggota legislatif, beberapa penggiat LSM juga mela ...

  • 121 Peserta Ikuti Tes Tulis Rekrutmen Panwascam KOTA-Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Sampang menggelar tes tulis bagi peserta calon panwascam, kemarin (3/4). Selaku pengawas yang berpayung hukum, panwaskab mengaku siap menjaga independensi dalam bertugas sesuai f ...

Komentar

Comments

Tag:
  • Share this post:
  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg