Dinkes Belum Tetapkan Status KLB

KOTA – Kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Jumlahnya semakin bertambah setiap hari. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang belum berencana menetapkan status kejadian  luar biasa (KLB).

Salah-seorang-pasien-DBD-dirawat-di-RSUD-Sampang-beberapa-waktu-lalu.

Sesuai data dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang, 23 orang terjangkit DBD. Dua anak diantaranya meninggal dunia. Mayoritas korban DBD anak berusia 10 sampai  15 tahun. Kepala Dinkes Sampang Firman Pria Abadi melalui Kasi Pengendalian Penyakit Dinkes Sampang  Kustono menuturkan, status KLB ditetapkan apabila korban DBD sudah tidak terkendali.

Dalam artian, korbannya sangat signifikan. Sementara saat ini, korban DBD  masih di dalam batas standar. ”Ditetapkannya status KLB itu  juga memiliki ukuran tersendiri. Kalau sehari atau sepekan jumlah korban mencapai ratusan, kami baru bisa tetapkan KLB,” katanya.

Menurutnya, status KLB sudah  ditetapkan sejak Januari-Maret.  Saat itu, penderita DBD mencapai ratusan. Dinkes menyarankan masyarakat untuk berperilaku  hidup sehat. Misalnya, menerapkan  3M (menguras, menutup, dan mengubur). “Pengasapan telah  kami lakukan di berbagai titik,” ujarnya. (radar)