Bencana Alam Masih Mengintai

BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

KOTA – Intensitas hujan hingga akhir bulan ini  diprediksi tinggi. Potensi bencana masih bisa terjadi di musim penghujan. Dengan  demikian, Badan Penanggulangan  Bencana Daerah  (BPBD) Sampang meminta  warga tetap mewaspadai bencana.

Seorang-pengendara--melintas--di-lokasi--banjir-di--Jalan-Imam-Bonjol,---Kecamatan--Kota--Sampang,-beberapa---waktu-lalu.

Terutama, banjir. Daerah yang paling rawan  terjadi puting beliung yaitu di dataran tinggi. Misalnya,  di Kecamatan Camplong,  Omben, dan Robatal. Sebab,  bencana puting beliung bisa  terjadi kapan saja. Rata-rata, bencana tersebut menyerang di daerah dataran tinggi.

Kepala BPBD Sampang Wisnu Hartono mengatakan,  cuaca buruk dan hujan akan  berakhir bulan ini. Puncak  curah hujan diprediksi selesai  akhir Ferburari. ”Sesuai  pemberitahuan dari BMKG kepada kami, curah hujan  masih tinggi. Diprediksi, akhir   bulan ini selesai,” katanya.

Wisnu menerangkan, bencana alam berpotensi terjadi.  Dengan begitu, dia meminta  masyarakat waspada. Khususnya, warga yang tinggal di daerah langganan  banjir. Misalnya, di wilayah  perkotaan yang menjadi langganan banjir kiriman dari daerah utara.

Tidak hanya itu, pihaknya mengatakan, bencana alam lainnya juga perlu diwaspadai.  Salah satunya, longsor yang biasa terjadi di daerah utara. Khususnya di kawasan dataran tinggi.  Pihaknya meminta warga juga waspada jika tinggal di   daerah perbukitan.

Untuk mengantisipasi itu, BPBD menyiapkan dua posko. Satu posko di antaranya berada di wilayah perkotaan. Posko dibuka selama 24 jam. Posko sengaja disiagakan untuk melakukan kesiapsiagaan terjadinya bencana alam. Dengan  demikian, BPBD bisa melakukan  penanganan lebih cepat.

”Semua ada dua posko. Satu posko bersifat permanen  selama 24 jam. Posko kami  buka selama bencana alam masih berpotensi terjadi di Sampang,” imbuh Wisnu  Hartono. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • bencana alam di sampang
  • bencana alam sampang