Headline News:

Aset BPRS BASS Capai Rp 40 M

KOTA-Tahun 2012 merupakan momen bersejarah bagi kemajuan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bakti Artha Sejahtera Sampang (BPRS BASS). Sebab, di tahun inilah konversi BPR konvensional resmi diganti menjadi BPRS. Pada tahun yang sama pula, terjadi lonjakan pendapatan aset yang cukup drastis.


Sebab akhir Desember 2012, dipastikan saham BPRS BASS bertambah menjadi Rp 40 miliar. Pada tahun 2011, BPR menyisakan laba Rp 1,217 miliar. Sedangkan akhir November 2012 sebesar Rp 1,4 miliar. Saat ini total aset yang berhasil dikumpulkan BPRS BASS mencapai Rp 35 miliar. Kemudian akhir Desember 2012 nanti dipastikan mendapat bantuan dari UKM pusat senilai Rp 10 miliar.

Setelah peresmian BPRS BASS, kami dipanggil ke Jakarta dan dipastikan mendapat bantuan pengembangan Rp 10 miliar dari UKM pusat. Sehingga di akhir Desember, aset BASS akan bertambah menjadi Rp 40 miliar,” terang Direktur Utama Yusuf Candra kemarin (9/12). Dampaknya, saat ini banyak bank umum yang melirik perkembangan BASS. Atas prestasi tersebut, BPRS BASS mendapat peringkat ke-III terbaik nasional BPR versi info bank kategori aset Rp 25-50 miliar.

Saat ini, menurut Yusuf, banyak bank umum yang menawarkan pinjaman modal untuk memajukan BASS. Apalagi, kini telah terbentuk kantor kas di Kecamatan Banyuates untuk melayani masyarakat wilayah utara. Tahun depan akan dibuka kantor kas untuk wilayah Kecamatan Sreseh. ”Marilah kita berbondong-bondong menyimpan di BPR Syariah BAS Sampang. Bank ini milik masyarakat Sampang sendiri. Kami minta bantuan masyarakat untuk memajukan bank kita sendiri. Kami mengimbau agar SKPD juga ikut serta mengawal perkembangan BASS demi kesejahteraan masyarakat Sampang ke depan,” pesan Yusuf. (radar)

Baca Juga :

Komentar Anda

komentar

Leave a Reply

Submit Comment