Truk Fuso Nyungsep, Ribuan Keramik Pecah

WARU – Intensitas hujan rupanya berbanding lurus dengan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Jika sebelumnya terjadi laka di Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, kemarin (20/1) sekitar pukul 13.10 sebuah truk Fuso yang mengangkut 6 ton keramik nyungsep ke area persawahan di Desa Sumber Waru, Kecamatan Waru.

Anggota-Polsek-dan-Babinsa-Koramil-Waru-bersama-warga-sekitar-membantu-evakuasi-truk-Fuso-yang-nyungsep-di-Desa-Sumber-Waru,-Kecamatan-Waru,-kemarin.

Akibatnya, ribuan keping keramik rusak dan kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Berdasar informasi dari Babinsa Koramil Waru, truk yang dikemudikan Arief Setyobudi, warga Kelurahan Gedangan, Kecamatan Pare, Kediri, hendak mengantarkan keramik ke UD Waru Indah milik H Ibrahim Tarmun di Dusun Tobalang III,  Desa Waru Barat.

Namun, setiba di Jalan Raya Dusun Guluan 1, Desa Sumber Waru, truk bernopol S 9077 W tersebut kehilangan keseimbangan  lantaran mengalami slip akibat jalan licin. Akhirnya,  truk tersebut nyungsep ke sawah.

”Saat itu hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Waru,” ujar Komandan Kodim 0826/Pamekasan  Letkol Armed Mawardi  Arie Arumbinang saat menirukan  laporan dari anak buahnya. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam laka tunggal itu.  Hanya, sopir dan kernetnya mengalami luka lecet.

”Ya, hanya kerugian materil,” tuturnya. ”Sekarang sudah ditangani Polsek Waru,” jelasnya. Sementara itu, Kapolsek Waru AKP Junaidi mengatakan, pihaknya sudah mengamankan barang bukti, termasuk mencatat  identitas pengemudi dan kernetknya.

”Setelah kami datang ke TKP, sempat memang menjadi tontonan warga. Tapi,  sudah kami amankan untuk  pemeriksaan selanjutnya,”  andasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • berita kecelakaan di desa wanatawang kecamatan waru