Tiga Bulan Buron, Pemuda Diciduk

Jadi Tersangka Kepemilikan Narkoba

KOTA – Fathor Rusman, 29, warga Desa Batu Kalangan, Kecamatan Proppo, tak bisa lagi menghindar dari polisi. Pemuda yang sudah masuk dalam DPO selama dua bulan lantaran kasus narkoba itu diciduk aparat di rumahnya kemarin (22/4).

Kapolres Pamekasan AKBP Sugeng Muntaha melalui Kasatnarkoba AKP Mohammad Sjaiful mengatakan, penangkapan Fathor Rusman merupakan hasil pengembangan. Tersangka terlibat dalam kepemilikan sabu-sabu (SS). Tersangka sudah mau digrebek di rumahnya dua bulan lalu.

Namun,  dia melarikan diri dan polisi hanya menemukan barang bukti (BB). ”Polsek Proppo dapat informasi dari warga setempat jika yang bersangkutan ada di rumahnya. Atas informasi itu, petugas langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP),” kata Sjaiful.

Dia menyatakan, saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak bisa berkutik. Dia ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Sebab, sekitar TKP sudah dikepung petugas. Namun kemarin, polisi tidak menemukan BB baru.

”Memang tidak ada BB baru di rumah tersangka. Tapi, kami tetap memproses tersangka atas kepemilikan SS dua bulan lalu. Saat itu dia tidak ada di rumahnya dan polisi hanya menangkap tersangka AR dan temannya yang lain,” ungkap Sjaiful.

Fathor Rusman dijerat Pasal 114 jo 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 9 tahun penjara. ”Selanjutnya tersangka akan diproses sesuai
prosedur,” tukasnya. (radar)