Temukan Sapi Curian di Sumenep

Maling Berhasil Lolos

WARU – Aksi pencurian hewan  (curwan) di Kota Gerbang Salam  mulai marak. Buktinya, belum terungkap pelaku pencurian sapi  limousin di wilayah Kecamatan Kadur pada Minggu lalu (20/12) lalu. Kemarin (5/1), kasus serupa kembali terjadi.

Aparat-kepolisian-memeriksa-kandang-sapi-milik-H-Karim-kemarin.

Dua ekor sapi milik H Karim, warga Dusun Tengginah, Desa Tampojung Tengah, Kecamatan Waru, raib dicuri maling sekitar pukul 01.00. Beruntung, aparat kepolisian dan warga sekitar sigap mencari. Mereka berhasil menemukan sapi yang dicuri maling itu di Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep sekitar pukul 15.30.

Sapi itu ditinggal di pinggir sungai di desa tersebut. ”Kemungkinan malingnya takut tertangkap. Karena merasa terdesak, sapinya ditinggal begitu saja,” ungkap Kapolsek Waru AKP Junaidi. Junaidi menambahkan, selain mengejar pelaku, pihaknya juga telah melaporkan kasus pencurian tersebut ke Mapolres Pamekasan.

Atas kejadian ini, pihaknya meminta agar masyarakat waspada terhadap aksi pencurian. Dia khawatir, kawanan pencuri itu akan kembali melancarkan aksinya di tempat lain. ”Kita harus meningkatkan keamanan,” tegasnya.

Sementara Dandim 0826/Pamekasan  Letkol Arm Mawardi Arie  Arumbinang menambahkan, berdasarkan
keterangan babinsa setempat, H Karim baru tahu bahwa  sapinya dicuri maling saat hendak memberi pakan pada pukul 04.00.

Kemudian, dia menghubungi Kepala  Desa (Kades) Tampojung Tengah H  Saprani. ”Selanjutnya, Kades melaporkan ke Polsek Waru,” jelasnya. (radar)