Seminggu Nurma Menghilang, Keluarga Cari Melalui Media Sosial

KOTA – Nurma, warga Jalan Pintu Gerbang, Gang V, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan, dikabarkan hilang. Perempuan kelahiran Sampang yang menikah  dengan warga Kota Gerbang Salam itu sudah sepekan tidak terlihat batang hidungnya.

Kini, kabar menghilangnya perempuan 26 tahun itu sudah menyebar di dunia maya. Informasi yang dihimpun  Jawa Pos Radar Madura   (JPRM), Nurma menghilang sejak Jumat (23/9). Perempuan kelahiran 23 September  1989 itu pergi meninggalkan   rumah tanpa sepengetahun keluarga.

Saat ini kerabat tengah mencarinya. Keluarga  khaw atir terjadi hal-hal yangnegatif kepadanya.   Nurma memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 185 sentimeter dengan rambut lurus.   Terakhir diketahui memakai baju warna krem. Keluarga sangat berharap dia bisa pulang ke rumah dengan sehat.

Kakak kandung Nurma, Samyeki, 35, mengaku khawatir dengan kondisi adiknya. Nomor handphonenya tidak   bisa dihubungi. Menurutnya, berbagai upaya dilakukan Belum membuahkan hasil. Termasuk pencarian melalui Facebook. Namun, hingga kemarin belum ada hasil.  Samyeki meminta masyarakat untuk membantu mencari.

”Kami khawatir sekali. Semua keluarga berusaha mencarinya, tapi tidak berhasil,” katanya. ”Semoga dia tidak apa-apa. Kami akan terus berusaha mencarinya. Jika  ada yang menemukan, kami   harap bisa membantu kami  untuk mengantarnya kembali ke rumah,” imbuhnya.

Sementara dari pihak kepolisian belum mengetahui  hal tersebut. Pihak kepolisian mengaku belum ada laporan tentang warga kehilangan.  Namun, jika itu benar, Korps  Bhayangkara itu akan ikut mencari informasi. ”Belum ada laporan ke kami,” ucap  Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki kemarin (30/9). (radar)