Satpol PP Pamekasan Razia 4 Tempat Karaoke

Aparat Gabungan Nihil Temuan

KOTA – Banyaknya keluhan masyarakat mengenai penyalahgunaan tempat karaoke ditanggapi Satpol PP Pamekasan. Rabu malam (27/4), aparat penegak perda itu melakukan operasi gabungan menyisir tempat karaoke di wilayah Kota Gerbang Salam.

Malam itu, satpol PP melibatkan polisi, TNI, dan corps polisi militer (CPM). Ada empat tempat karaoke yang mereka datangi. Yaitu Pujasera, Kampung Qita, Dapur Desa, dan Puteri. Petugas memasuki ruangan karaoke. Tapi aparat tidak satu pun mengamankan pengunjung atau pemandu lagu yang tidak memiliki identitas. Kuat dugaan, operasi gabungan itu bocor.

Indikasinya, di salah satu tempat karaoke tidak ada satu pun pengunjung. Kondisi itu tidak seperti hari-hari biasanya. Bahkan ada warga yang mengaku tidak jadi menempati tempat karaoke karena sebelumnya mendengar akan ada operasi gabungan.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan Yususf Webiseno membantah dugaan operasi bocor. Dia mengklaim, minimnya temuan karena pengunjung mulai menaati peraturan bupati (perbup) mengenai tempat karaoke.

”Di ruang karaoke yang saya pantau, tidak ada bekas pengunjung mengamankan diri. Misalnya asbak rokok
atau bau asap rokok tidak saya temui,” ungkapnya. Kendati ada pemandu lagu (PL) dan pengunjung, menurut Yusuf ,mereka tidak melanggar perbup. Sebab mereka bisa menunjukkan kartu identitas seperti kartu tanda penduduk (KTP).

”Usia pemandu lagu di atas 17 tahun dan yang paling penting kami tidak menemukan minuman keras,” pungkasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • poto tempat karaoke
  • pujasera pamekasan
  • teks eksplanasi razia