Pokdarwis Nilai Promosi Wisata Minim

LARANGAN – Promosi wisata di Kota Gerbang Salam dinilai minim. Hal itulah yang dirasakan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Talang Siring M. Zubair Efendi. Padahal menurutnya, potensi wisata yang ada di Pamekasan sangat prospek.

Pada saat upacara kirab perahu di Talang Siring pada Minggu lalu (27/3), pihak pemkab tidak ada yang hadir. Padahal, kata Zubair, momentum tersebut bisa dijadikan ajang promosi wisata. ”Apalagi pesertanya dari seluruh daerah di Indonesia, khususnya Jawa dan Bali,” tambahnya kemarin (30/3).

Seharusnya, lanjut Zubair, ketika ada acara yang berskala nasional, pemerintah harus men-support. Seperti upacara larung arca dan kirab perahu yang digelar Vihara Avalokitesvara. Pihaknya menyayangkan instansi terkait yang tidak turun tangan untuk melakukan promosi wisata.

Menurutnya, Kota Gerbang Salam itu memiliki banyak lokasi wisata yang bisa dijual ke masyarakat luas. Selain Talang Siring, ada wisata Pantai Jumiang, Api Tak Kunjung Padam, dan lainnya. ”Momentum seperti itu (larung arca dan kirab perahu, Red) jangan dibiarkan begitu saja. Harus dijadikan ke sempatan promosi wisata,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Achmad Syafii berpendapat lain. Menurutnya, bukan promosi yang perlu
ditingkatkan, melainkan pembenahanpembenahan objek wisata. Sebab saat ini masih ba nyak objek wisata yang belum layak jual ke publik.

”Saya katakan ke teman-teman, jangan promosinya didahulukan. Persiapan kita di sini yang didahulukan. Bagaimana kita promosi, sementara persiapan wisatanya tidak layak jual,” paparnya. (radar)