Pikap Angkut 14 Penumpang Terguling di Pamekasan

Mau Jenguk  Famili di Rumah Sakit

PAMEKASAN – Maunya membesuk famili yang melahirkan di rumah sakit. Namun, yang terjadi malah kecela­kaan lalu lintas (laka lantas).  Itulah yang dialami 14 warga asal Desa Jalmak, Pamekasan. Pikap yang mereka tumpangi terguling.

Kecelakaan yang terjadi Senin (19/9) sekitar pukul 19.20 itu dipicu ban pikap kempes. Saat melintasi tikungan tajam di  jalan Desa Jalmak, pikap tergul­ing. Akibatnya, 14 penumpang dan seorang sopir dibawa ke  rumah sakit. Di antaranya, Nisa, 55, dan  Semati, 60.

Keduanya men galami patah tulang. Penumpang lainnya ialah Nur  Hasanah, 19; Suama, 55;  Nurhasanah, 20; Hamsiti,  40; Sukri, 55; Muhmana, 35; Magina, 1; Jumriyah, 60; Puttihah, 40; Sagina, 41; dan  Mukhlis, 25. Mereka mengalami luka ringan.

Diketahui, pikap kuning ber nopol M 9859 E itu dikemudi­kan Mathadin, 46, warga Desa Palengaan Daya, Kecamatan  Palengaan, Pamekasan. Pikap membawa rombongan menuju  rumah sakit dan sengaja lewat  jalur tengah untuk menghin­dari kemacetan lalu lintas.  Sebab, ada penjemputan jamaah haji.

Kronologinya, pikap melaju dengan kecepatan sedang dari utara dan hendak berbelok di tikungan. Namun, karena ban kempes, pikap sulit dik­endalikan sehingga terguling. ”Pikap terbalik ketika mele­wati tikungan. Saya tidak tega melihat banyak korban jatuh  bergelimpangan,” tutur Ahmad, 25, warga yang melihat kecelakaan.

Seorang korban terjepit pikap. Untungnya, warga segera menolong. ”Warga mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit. Pikap  juga dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” paparnya. Pikap  mengalami kerusakan cukup parah. Bodi pikap penyok di  bagian depan. Beberapa saat setelah kejadian, keluarga korban berdatangan ke lokasi. Mereka  diarahkan ke rumah sakit.

”Saya langsung ke sini begitu mendengar ada kecelakaan. Mereka (rombongan pen­umpang pikap, Red) mau ke rumah sakit menjenguk famili  yang baru melahirkan,” kata Dilla, 53, salah seorang tetangga korban. Lokasi kecelakaan memang  tergolong rawan.

Beberapa hari lalu mobil Toyota  Avanza masuk selokan. Se­lain tikungan tajam, di lokasi kecelakaan cukup sepi dan gelap. Kanit Laka Lantas Polres Pamekasan Ipda Tamsil efendi menyatakan, pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi belum memas­tikan penyebab utama pikap terguling. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • berita di jalmak pamekasan
  • desa jalmak pamekasan