Periksa Satpam-Staf Bulog

Selanjutnya Lurah, Kades, dan Korlap

TLANAKAN – Sidang tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan raskin di Sub Divre XII Madura terus
berlanjut. Agenda sidang yang digelar tiap Jumat itu masih berkutat pemeriksaan saksi yang belum tuntas. Kasi Pidsus Kejari Pamekasan Agita Tri Moeryanto menjelaskan, saat ini jaksa sedang menghadirkan saksi dari internal Bulog.

Dari enam saksi internal gudang Bulog yang dihadirkan ke persidangan, di antaranya satpam dan staf Gudang Bulog Tlanakan. ”Mereka kami hadirkan juga, karena pasti tahu keluar masuknya raskin,” ujar Agita kemarin (24/4).

Agita mengaku, saat ini fokus mendatangkan orang-orang internal gudang Bulog. Setelah itu tuntas, JPU baru akan menghadirkan lurah, Kades atau pihak Korlap. ”Ini demi memperkuat bukti dakwaan terhadap para terdakwa,” tambahnya.

Menurut Agita, sidang tiga terdakwa Suharyono, Prayitno, dan Anugerah Rahman ingin segera selesai. Sebab, masih ada beberapa tersangka lain yang segera menyusul ke meja hijau. ”Masih ada tujuh tersangka yang sedang kami lidik,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pasal yang didakwakan terhadap ketiga terdakwa di antaranya, pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1KUH.

Selanjutnya pasal yang lain, yakni pasal 3 jo pasal 18 Undang- Undang No 31 Tahun 1999 dan pasal 9 jo pasal 18 Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan  Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Sekadar diketahui, kasus korupsi pengadaan beras fiktif yang menjerat mantan kepala gudang Bulog itu terungkap  setelah Bulog Divre Jawa Timur  melakukan audit internal pada Desember 2014 lalu. Dari hasil audit itu ditemukan bahwa 1.504,07 ton beras hilang. Sementara penahanan tiga tersangka terjadi pada Kamis lalu (11/2) dan langsung dijebloskan ke dalam penjara Lapas Kelas II-A Pamekasan.

Alasan kejari menahan tiga tersangka adalah subjektif, yakni dikhawatirkan ketiganya melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • berita bulog madura
  • berita terbaru lembaga permasyarakatan madura
  • satpam bulog