Pengadaan Mobdin BPKA Telan Rp 340 Juta

KOTA – Pengadaan mobil dinas (mobdin) kini menjadi tren baru di lingkungan SKPD Pemkab Pamekasan. Buktinya, sejumlah SKPD kompak membeli kendaraan roda empat. Termasuk badan pengelolaan keuangan dan aset (BPKA)  yang juga tidak mau kalah saing  dengan SKPD lain.

Sejumlah-mobil-dinas-diparkir-di-halaman-kantor-Pemkab-Pamekasan-beberapa-waktu-lalu.

Sesuai dengan anggaran di APBD  2016, BPKA menganggarkan pengadaan  mobdin untuk operasional sebesar Rp 340 juta. Hal ini juga diakui  oleh Kepala BPKA Pamekasan  Taufikurrachman. Namun menurut Taufik, pengadaan mobil operasional itu semata-mata demi keperluan  internal BPKA manakala melakukan sertifikasi aset ke lapangan.

”Artinya, bukan untuk buang-buang  uang. Tapi, memang sangat dibutuhkan. Sebab, mobil operasional  di BPKA hanya satu,” kata  Taufik kemarin (21/2).  Satu unit mobil yang ada saat ini, menurutnya, tidak cukup untuk menopang kinerja BPKA. Karena itulah, dana Rp 340 juta rencananya akan dibelikan dua unit mobdin sekaligus.

”Satu akan dihibahkan ke BPN dan yang lain akan dioperasikan di BPKA sendiri. Sebab, BPN sejauh ini belum punya mobil operasional,” jelasnya. Sementara itu, Koordinator Forum LSM Pamekasan Heru Budi Prayitno mendesak pimpinan SKPD tidak hanya hobi membeli fasilitas penunjang.

Tetapi,  mereka harus bisa menunjukkan  kinerja yang baik dan tidak lelet. Apalagi total pengadaan mobdin di sejumlah SKPD Pamekasan pada tahun anggaran 2016 mencapai miliaran rupiah. ”Kami tidak ingin pada akhir tahun nanti malah banyak kegiatan dan program SKPD yang tidak  terlaksana. Ini kan sama halnya  dengan menipu rakyat. Pokoknya,  amanah itu harus dijaga dengan baik,” tandasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • bpka pamekasan