Pemkab Belum Tentukan Tarif Stadion Ceguk

Bakal Diresmikan Pertengahan November

TLANAKAN – Pembangunan stadion dan sport center di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, memasuki tahap fnishing. Saat ini kontraktor tengah memasang lampu dengan nilai kontrak Rp 18,2 miliar. Jika tidak ada kendala, akhir Oktober atau awal November pembangunan tuntas.

Pemkab Pamekasan menargetkan stadion sepak bola terbesar di Kota Gerbang Salam itu akan diperkenalkan ke publik pada 13 November. Meski demikian, pemkab belum bisa menarik retribusi bagi pengunjung. Penyebabnya, hingga kini, belum ada regulasi mengenai tarif sewa stadion.

”Pada saat launching, memang belum dikenakan tarif. Namun, setelah itu akan kami susun tarifnya,” ujar Muhammad, kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disporabud) Pamekasan. Muhammad mengakui belum  ada skema tarif. Mulai tarif masuk, pemakaian stadion, hingga kursi penonton belum diatur.

Penyebabnya, belum ada peraturan daerah (perda)  yang mengatur pengelolaan stadion tersebut. ”Untuk karcis masuk yang secara teknis akan diatur kemudian. Kan ada kelas-kelasnya. Misalnya, kelas VIP, utama, dan ekonomi,” jelasnya.

Sejauh ini, tarif yang ada adalah retribusi pemasangan iklan. Tarif tersebut disesuaikan dengan tarif reklame yang berlaku di Kota Gerbang Salam. ”Sambil lalu persiapan launching, kami juga mempersiapkan skema tarif,” paparnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • stadion tlanakan
  • desa ceguk kecamatan tlanakan
  • stadion pamekasan terbaru 2016
  • stadion pamekasan terbaru
  • stadion ceguk terkini
  • stadion ceguk pamekasan terbaru
  • Stadion baru di bulan november
  • nama stadion di desa ceguk
  • kapan stadion ceguk diresmikan?
  • foto stadion pamekasan terkini