Pelajar Tewas Dihantam Truk

Sopir Serahkan Diri ke Mapolsek

LARANGAN – Kecelakaan  maut kembali terjadi di Kota Gerbang Salam. Kali ini korbannya Moh. Adi Susanto, 16, warga Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan. Pelajar tingkat SLTA itu tewas setelah ditabrak truk di Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, tepatnya  di depan Warung Santai, di area wisata Pantai Talang,  Kecamatan Larangan, kemarin  (14/1) sekitar pukul 14.54.

Warga-berkerumun-di-lokasi-laka-maut-di-Jalan-Raya-Sumenep–Pamekasan-kemarin.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas sedikit macet. Warga yang melintas banyak yang berhenti di tempat kejadian  perkara (TKP). Oleh warga  dan aparat, korban dilarikan ke puskesmas terdekat. Kapolres Pamekasan AKBP Sugeng Muntaha yang diwakili  Kanit Laka Iptu Tamsil Efendi  mengatakan, berdasar keterangan dan saksi di lokasi, laka maut  itu bermula saat Moh. Adi Susanto  dari barat hendak menyalip truk di depannya.

Namun, dari  arah berlawanan, truk bernopol L  89026 UJ yang dikemudikan Abdurrahman juga melaju dengan  kecepatan tinggi.  ”Akibatnya, Moh. Adi Susanto  dihantam truk tersebut dan meninggal di tempat. Motor  yang dikendarai jenis Yamaha  Mio bernopol M 4524 DF,” ungkap  Tamsil.

Usai menabrak korban, sopir truk Abdurrahman melarikan diri ke Mapolsek Larangan. Warga Desa Klampar, Kecamatan Proppo, sengaja kabur agar terhindar dari amukan warga. ”Kami amankan yang bersangkutan demi pemeriksaan lebih  lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, setelah diotopsi,  korban diserahkan  kepada keluarganya di Desa Kaduara Barat. Warga dan Babinsa Larangan ikut mengantar korban tersebut. ”Keluarganya sedikit kaget dan tidak menyangka. Namun, kami coba  jelaskan apa sebenarnya yang  terjadi di lokasi,” jelasnya.

Tamsil mengaku akan tetap memproses kecelakaan itu secara hukum. Para saksi yang menyaksikan langsung kejadian  tersebut bakal dimintai keterangan.  ”Laka yang menyebabkan seseorang meninggal, ya tetap diproses secara hukum,” tandasnya.  (radar)