Pastikan Jabatan Eselon II Aman

Bupati Tunggu Pembahasan Raperda OPD

KOTA – Pemkab Pamekasan bakal meregrouping lima instansi pemerintahannya. Hal itu akan berdampak pada personel di masing-masing SKPD. Akan tetapi, Bupati Pamekasan Achmad Syafii memastikan kebutuhan eselon II sangat banyak.

Para eselon II diminta tidak khawatir. Syafii menjelaskan, secara keseluruhan dinas di lingkungan pemkab mengalami  penambahan jumlah. Sebab, beberapa lembaga dan badan  saat ini naik status menjadi  dinas. Sehingga, untuk eselon  II masih dimungkinkan ada   promisi jabatan.

”Sebab, saat ini ada 31 dinas yang akan dipimpin oleh pejabat eselon II. Sebelumnya, di bawah itu,” ujar Syafii kemarin (15/9).  Kondisi sebaliknya terjadi pada eselon III dan IV. Dimungkinkan akan ada pejabat di tingkat itu kehilangan  jabatannya. Sebab dengan berkurangnya jumlah lembaga, otomatis pejabat setingkat kepala bagian (Kabag) atau kepala seksi (Kasi) akan mengalami pengurangan.

”Untuk eselon III dan IV, kami masih melakukan penghitungan. Jangan-jangan banyak pejabat yang tidak dapat tempat. Maka dari itu, dalam satu tahun  terakhir kami menghindari promosi jabatan dulu,” tegasnya. Untuk memastikan berapa  dinas, lembaga dan badan serta UPT di lingkungan Pemkab Pamekasan, pihaknya masih menunggu selesainya pembahasan raperda tentang organisasi perangkat daerah (OPD).

Saat ini, draf tersebut sedang dibahas oleh pansus yang diketuai Ismail. Pihaknya berharap agar draf itu bisa diselesaikan  sebelum akhir September. ”Sebab, ini terkait APBD  2017. Ketika lembaganya di- ubah, APBD-nya juga harus  diubah. Bulan ini harus selesai,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Pansus OPD Ismail berjanji akan segera menyelesaikan draf raperda tersebut. Dalam dua minggu ke depan, pembahasan itu ditargetkan sudah selesai. Dengan demikian, pada awal Oktober sudah bisa diparipurnakan.

”Kami kerja ekstra untuk menyelesaikan raperda ini. Kami ingin akhir bulan ini sudah klir. Sehingga, bulan berikutnya pembahasan RAPBD 2017 sudah bisa digarap,” tegasnya. (radar)