Oknum Petugas Ubah Nominal Tiket Karcis

Tuding Kinerja Dishubkominfo Amburadul

KOTA – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Intelektual (API) mendatangi kantor Dishubkominfo Pamekasan kemarin (23/9). Mereka menyampaikan sejumlah temuan pelanggaran yang dilakukan oknum petugas.

Salah satu temuan aktivis API,  adanya perubahan nominal  pada karcis parkir di Pasar Keppo, Pamekasan. Diduga, hal tersebut dilakukan petugas di bawah naungan dishubkominfo. Sayangnya, selama ini  tidak terdeteksi oleh dishubkominfo. Bahkan para aktivis  itu mencurigai adanya pembiaran terhadap kasus tersebut.

Temuan di lapangan, karcis  yang seharusnya Rp 1.000 tulisannya diganti menjadi Rp 2.000. Mereka menilai praktik  tersebut bagian dari pungutan liar. Aksi tersebut diduga terjadi sejak 2010. Bahkan, ditengarai sudah empat orang yang  mengaku sengaja mengubah  angka nominal karcis.

Aktivis API menunjukkan salah satu bukti karcis yang diedarkan di Pasar Keppo. Padahal penarikan retribusi  sudah diatur dalam peraturan daerah. Sementara di Pasar 17 Agustus di Kelurahan Bugih, Pamekasan, kendaraan yang keluar masuk pasar hanya ditarik Rp 1.000.

Selain itu, kejanggalan juga terjadi di Pasar Waru. Diduga, oknum dishubkominfo melakukan penarikan retribusi terhadap pedagang. Padahal, kewenangan tersebut bukan kewenangan dishubkominfo. Koordinator API Abd. Hadi mengatakan, masih banyak  pelanggaran lainnya yang terjadi.

”Kinerja dishubkominfo amburadul. Beberapa  pelanggaran terjadi akibat  lemahnya pengawasan di tingkat bawah,” ucapnya. Dikatakan, pihaknya curiga ada kesengajaan yang dibiarkan oleh dishubkominfo. Sebab, praktik yang merugikan masyarakat itu terjadi sejak beberapa tahun lalu.

”Ini harus segera ditindaklanjuti dishubkominfo. Setidaknya ada jaminan tidak terjadi pelanggaran yang sama. Salah satunya, tidak adanya perubahan nominal karcis dan sejumlah  penarikan  retribusi ilegal,” ucapnya.

Kepala Dishubkominfo Pamekasan Moh. Zakir berjanji menindaklanjuti temuan para aktivis tersebut. Semua petugas parkir akan dimintai pertanggungjawaban. Termasuk akan dilakukan klarifikasi adanya penarikan retribusi pedagang yang dilakukan   oknum dishubkominfo.

”Kami akan menindaklanjutinya. Dengan begitu, semuanya bisa dikembalikan  sesuai aturan,” katanya.  Sementara itu, beberapa petugas karcis di Pasar Keppo diminta membuat surat pernyataan. Jika masih dilanggar, dishubkominfo akan memberikan sanksi tegas. (radar)