Pamekasan|19 Juni 2013 10:03 am

Koperasi Syariah Makin Berkembang

PAMEKASAN-Keberadaan koperasi syariah di Kota Pendidikan tampaknya semakin dapat tempat di hati masyarakat. Maklum, tren masyarakat menggunakan lembaga jasa keuangan yang berbasis syariah semakin tinggi. Tak ayal jika banyak bermunculan lembaga keuangan ataupun koperasi berbasis syariah. Salah satu koperasi berbasis syariah yang mendapat perhatian dari masyarakat adalah Koperasi Syariah Nuri (KSN). Koperasi yang berdiri pada 2011 itu kini berkembang pesat.

Beberapa cabang pun telah dibuka di berbagai wilayah. ”Sekarang sudah ada enam cabang yang tersebar di berbagai wilayah di Pamekasan. Seperti di Kecamatan Palengaan, Waru hingga di Sampang dan Sumenep,” ujar Ketua Koperasi KSN, Muhlisin. Menurutnya, koperasi syariah saat ini masih melayani jasa simpan pinjam. Namun, masyarakat yang menggunakan koperasi itu sudah mencapai ribuan dalam satu wilayah.

”Dalam setiap kantor, masyarakat yang sudah menggunakan KSN rata-rata mencapai 800 orang dengan nilai simpan pinjam yang berbedabeda,” ungkap Muhlisin. Koperasi ini semakin diminati, sambungnya, karena sistem syariah yang diterapkan. Sehingga, masyarakat tidak usah berpikir dua kali mengenai haram-halalnya menggunakan KSN. Diungkapkan, transaksi KSN menggunakan tiga jenis akad sesuai ketentuan syariah, yaitu murabahah atau bagi hasil.

”Dengan akad murabahah, KSN ikut serta dalam permodalan. Dari keuntungan yang diperoleh KSN mendapat keuntungan sesuai kesepakatan. Jadi, kalau beruntung diberikan sebagian hasil keuntungan sesuai dengan kesepakatan,” jelasnya. Selanjutnya rohan atau gadai. ”Dengan akad ini orang dapat pinjam uang ke KSN dengan menitipkan jaminan. Namun, dimintai biaya untuk menjaga jaminan itu sesuai dengan aturan di manajemen KSN,” tambahnya. Ketiga, qardhulhasan.

Dengan akad ini, katanya, masyarakat dapat melakukan pinjaman dengan jumlah tertentu tanpa harus ditarik bunga, seperti yang berlaku di bank konvensional. ”Kita berikan pinjaman, nanti terserah orang itu kebaikan apa yang akan diberikan ke koperasi,” jelasnya. Dirinya optimistis bisnis di bidang jasa keuangan berbasis syariah akan terus berkembang pesat. ”Saya kira melihat animo masyarakat terhadap koperasi syariah selama ini, ke depan KSN akan semakin besar. Kami bertekad untuk selalu meningkatkan pelayanan hingga dapat bersaing dengan koperasi syariah yang lain,” pungkasnya.  (radar)

Berita yang terkait :

  • BERBAGAI upaya akan dilakukan pasangan ASRI dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat lebih baik. Sehingga, masyarakat secara ekonomi bisa mandiri. Salah satunya, menyiapkan pembangunan koperasi syariah berbasis desa. Masing-masing desa akan dibangun koperasi syariah.  ...

  • KOTA-Jajaran pengurus Koperasi Syariah Nuri (KSN) menggelar rapat anggota tahunan (RAT) keempat, kemarin (31/3). RAT yang merupakan forum tertinggi ini, dilaksanakan dalam rangka penyampaian LPj pengurus dan pengawas selama periode setahun. RAT bertujuan untuk meningkatk ...

  • Bupati: SDM Harus Banyak Belajar KOTA- Jumlah koperasi di Kabupaten Sumenep terus meningkat signifikan. Namun, peningkatan jumlah tersebut tidak sejalan dengan kualitas yang ada. Terbukti, dari 1.225 koperasi terdapat IDS) koperasi yang tidak sehat. Pernyataan itu disam ...

  • KOTA – Dana Rp 2,5 miliar yang digelontorkan pada koperasi wanita (kopwan) di Pamekasan terancam tidak berkembang. Kepala Bidang (Kabid) Pembiayaan dan Simpan Pinjam Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan Abdul Fatah mengatakan, selain karena persoalan SDM, selama ini tidak ad ...

  • KOTA – Satu dari tujuh program aksi pasangan Bupati Achmad Syafii dan Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asyari (ASRI) yakni menggelontor dana Rp 25 juta per desa per tahun melalui pengembangan koperasi syariah. Tujuan program tersebut dalam rangka memberantas pengangguran. N ...

Komentar

Comments

Tag:
  • Share this post:
  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg

Comments are closed