Kompetisi Internal Diwarnai Adu Jotos

Pandawa Waru Bekuk Bima Putera

PAMEKASAN – Laga lanjutan kompetisi  internal PSSI antara Bima Putera Tlanakan dengan Pandawa Waru di lapangan SMAN 3 Pamekasan berlangsung  panas kemarin (22/1). Bahkan, kedua tim sempat terlibat adu jotos sehingga  pertandingan harus diskorsing.

Kompetisi-Internal-Diwarnai-Adu-Jotos

Sebenarnya pada babak pertama pertandingan berjalan lancar tanpa insiden berarti.   Kedua tim juga sama-sama bermain terbuka.  Namun, pola permainan memang tidak berjalan seimbang. Pandawa Waru lebih mendominasi pertandingan.

Paro waktu  pertama pertandingan juga berakhir 1-0 untuk keunggulan sementara Pandawa. Namun pertandingan kian memanas  setelah memasuki babak kedua. Kedua  tim sama-sama meningkatkan tempo serangan.  Tak jarang terjadi tekel-tekel keras.

Beberapa pemain juga harus ditangani tim medis karena mengalami cedera ringan.  Memasuki menit ke-72, suasana berubah drastis. Tidak jelas penyebabnya, tiba-tiba pemain Bima Putera dan Pandawa terlibat saling pukul di depan gawang Bima Putera.

Para pemain lainnya yang awalnya bermaksud  melerai juga ikut terlibat bentrokan. Tak pelak kedua belah suporter pun berhamburan ke lapangan. Mereka juga  ikut-ikutan mengejar pemain lawan. Seorang pemain Bima Putera, Lutfiadi, dengan nomor punggung 15 mengalami  luka di wajah.

Sementara pemain Pandawa dengan nomor punggung 19, Khairul  Anwar, mengalami cedera di bagian leher. ”Bentrokan ini akibat kurangnya pemahaman peserta bahwa kompetisi  ini adalah ajang pembinaan,” ungkap  Wakil Ketua Askab PSSI Pamekasan  Moh. Hamzah dengan nada kesal.

”Seharusnya kedua tim itu mengedepankan sportivitas, menunjukka skill yang mumpuni. Bukan malah mengedepankan target menang dengan melakukan berbagai cara,” tambahnya. Beruntung panitia, tim keamanan, dan  ofisial klub berhasil mendinginkan suasana.

Setelah suasana kembali kondusif,  Salam selaku wasit yang memimpin jalannya pertandingan memanggil ketua pelatih, manajer, dan kapten kesebelasan. Salam meminta kesepakatan apakah pertandingan dilanjut atau tidak. Purnomo selaku kapten Bima Putera dan Samsul Bahri selaku kapten Pandawa sama-sama sepakat pertandingan dilanjutkan.

”Yang terpenting, panitia bisa menjamin  keselamatan pemain, terutama  dari para suporter. Kami pemain siap  bermain sportif,” ujar Purnomo. Pertandingan pun dilanjut. Aparat kepolisian yang awalnya berjaga-jaga di sisi barat bergeser ke sebelah timur lapangan,  tempat kerumunan suporter. Hingga  peluit panjang ditiup, tanda berakhirnya  pertan dingan, tidak ada gesekan berarti dari kedua tim.

Pada menit 78, Akh. Syarif  Amrullah, pemain Pandawa, berhasil  menggandakan keunggulan menjadi 2-0. ”Alhamdulillah, ini berkat spirit dan motivasi teman-teman tim. Saya berharap  kemenangan ini berlanjut pada  pertandingan berikutnya. Ini adalah kemenangan pertama bagi kami,” imbuh Samsul Bahri, kapten kesebelasan Pandawa Waru. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • kompetisi internal pamekasan
  • adu jotos pandawa