Kemacetan Pasar Waru Jadi Atensi Bupati

Minta Dinas Terkait Bertindak Tegas

WARU – Kemacetan di Pasar Waru, Kecamatan Waru, menjadi atensi Bupati Pamekasan Achmad Syafii. Orang nomor  satu di Kota Gerbang Salam  itu menginginkan penataan  pasar terbesar di wilayah utara tersebut lebih baik. Menurut Syafii, pihaknya sudah meninjau lokasi Pasar Waru.

Ada dua hal yang diperhatikan. Yakni, sapi yang dijual di area rumah sakit dan pedagang yang tumpah di jalan raya. Dua problem tersebut yang selama ini disoroti warga. ”Saya sudah ke sana (Pasar Waru) terkait masalah sapi. Memang karena menghindari macet. Yang dari barat diturunkan di lapangan polsek.  Yang dari timur diturunkan di sebelahnya rumah sakit,” tutur Syafi.

”Mestinya diturunkan di  sana langsung masuk pasar, ini  malah tidak, transaksi di luar,”  imbuhnya kemarin (24/9).
Mantan anggota DPR itu menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan dinas terkait agar menyelesaikan permasalahan di lapangan.

Para pedagang yang berjualan di pinggir jalan diminta ditertibkan. Demikian pula pedagang sapi harus dipaksa masuk pasar. ”Pedagang kan suka ngejar-ngejar pelanggan, akhirnya berjualan di pinggir jalan. Insya Allah kami usahakan untuk ditertibkan,” janjinya.

Syafi yakin, Pasar Waru akan lebih baik. Sebab, pihaknya  merencanakan pembangunan   pasar tersebut pada 2018. Sementara perencanaannya bakal disiapkan melalui APBD 2017. Master plannya akan disusun tahun depan. Kemudian, bangunan fsiknya dibangun 2018.

Sementara itu, anggota DPRD  Pamekasan asal Waru Mohammad Tarmom mengaku, setiap hari dirinya terjebak macet  di pasar itu. Terlebih, ketika hari pasaran. Dipastikan, butuh  waktu yang lebih lama untuk bisa  melewati pasar tersebut.

”Kalau  pedagang itu masuk ke pasar,  kami yakin tidak akan macet.  Makanya, itu perlu ditertibkan,” terangnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • berita pasar waru pamekasan terbaru
  • pasar waru pamekasan
  • radar pamekasan sholawat