Janji Tutup Hiburan Malam

TLANAKAN – Sedikitnya ada dua tempat hiburan malam di Kecamatan Tlanakan. Dua lokasi itu diduga menyediakan  pekerja seks komersial (PSK)  dan minuman keras (miras). Di antaranya di Desa Ambat dan Desa Tlanakan. Itu terendus setelah satpol PP sering menerima laporan dari masyarakat.

Camat Tlanakan Kusairi membenarkan kabar tersebut. Pihaknya tidak bakal tingggal diam. Pihak forpimca berencana  menutup rumah yang dijadikan tempat hiburan malam itu. Sebab, pihaknya juga merasa kecolongan. Karena itu, bakal melakukan pengecekan ke Desa Ambat dan Desa Tlanakan.

”Nanti akan saya koordinasikan ke kepala desanya. Apabila terbukti dan sesuai dengan apa yang menjadi perbincangan masyarakat, ya tidak ada tindakan lain kecuali menutup bisnis yang meresahkan masyarakat itu,” ungkapnya kemarin (17/3).

Menurut Kusairi, pihaknya sebenarnya mengetahui jika di dua tempat tersebut dijadikan aktivitas karaoke. Namun, untuk miras dan PSK belum pernah mendengar. Pihaknya mengetahui setelah tim gabungan satpol PP melakukan razia.

”Selama ini kami pikir tempat karaoke seperti tempat karaoke yang lain. Karena itu, belum ada tindakan tegas dari pemerintah setempat,” paparnya.  Namun, lanjut dia, untuk kaliini pihaknya tidak bakal memberi toleransi. Terlebih, desakan dari masyarakat semakin santer dan kuat.

”Pada prinsipnya akan kami cari tahu sampai menemukan bukti-bukti kuat. Kalau tidak demikian, khawatir malah menimbulkan gesekan-gesekan yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (radar)

kata Kunci Terkait:

  • kabar hiburan malam di pamekasan madura