Imlek, Umat Islam Datangi Vihara

Bentuk Kerukunan dalam Beragama

GALIS – Kerukunan umat beragama ditunjukkan dalam Perayaan Tahun Baru Imlek 2016 kemarin (8/2). Di Pamekasan, tidak hanya warga Tionghoa yang datang ke vihara. Umat Islam juga tidak sedikit yang datang ke  Vihara Avalokitesvara di Dusun Candi, Desa  Polagan, Kecamatan Galis.

Sejumlah-warga-mendatangi-Vihara-Avalokitesvara-di-Dusun-Candi,-Desa-Polagan,-Kecamatan-Galis,-kemarin

Ketua Yayasan Vihara Avalokitesvara Kosala Mahinda mengatakan, setiap menyambut Tahun Baru Imlek tidak hanya warga Tionghoa yang datang. Warga muslim di sekitar  kompleks juga berduyun-duyun datang ke vihara. Tujuannya, kata dia, untuk memberi ucapan selamat dan bersilaturahmi.

Kosala mengaku senang dengan kedatangan mereka. Menurut dia, kerukunan  antarumat beragama terjalin dengan baik, turun temurun. ”Bagi warga yang datang ke  sini, baik muslim maupun warga Tionghoa,  kami siapkan angpao,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, selain Li Tang, di kompleks itu juga ada beberapa tempat  ibadah lain. Antara lain, musala, pure, dan dhammasalah. Karena itu, dia menyebut, kompleks vihara itu bisa dikatakan sebagai simbol kerukunan umat  beragama di Pamekasan.

”Diharapkan kerukunan ini terus terjaga. Apalagi, setiap agama tidak mengajarkan permusuhan dan pertengkaran,” katanya. Novel, warga sekitar mengatakan, perayaan Tahun Baru Imlek menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Mereka tidak memandang perbedaan agama yang  dianut masing-masing.

”Hitung-hitung saling mendoakan,” jelasnya. Kanit Shabara Polsek Galis Iptu M. Sahir  mengungkapkan, setiap Tahun Baru Imlek pihaknya memang ditugaskan menjaga pengamanan di area kompleks vihara. sebanyak 20 personel dari Polsek Galis dan Polsek Larangan dikerahkan. Meski kerukunan antarumat agama sangat kuat  dan kental, pihaknya tetap melakukan  pengamanan.

”Demi kondusivitas Tahun Baru Imlek yang dirayakan umat Tionghoa,” tandasnya. (radar)